11 Gejala Infeksi Paru-paru Pada Anak yang Perlu Anda Ketahui!

Loading...

Infeksi Paru-paru Pada Anak – Penyebab infeksi paru paru antara lain virus, bakteri, mikroorganisme, jamur, dan parasit yang menyerang pada alveolus dan kantung udara di paru-paru. Penyebab lain dari infeksi paru-paru adalah penggunaan obat-obatan dan menderita penyakit tertentu. Lalu, apakah penyakit infeksi paru-paru berbahaya?

Pada umumnya seseorang yang menderita infeksi paru-paru, kondisi tubuhnya semakin melemah dan akan merasakan sakit. Jika tidak ditangani dengan segera akan memungkinkan kondisi tambah memburuk dan bisa menjadi masalah yang besar.

Kalimat di atas nggak efektif.

  • Semakin lemah dan merasakan sakit?? Sakit dibagian apa?
  • Memburuk bahkan bisa menyebabkan kematian.

Infeksi paru-paru terbagi menjadi beberapa jenis seperti pneumonia atau paru-paru basah, bronkhitis, tuberkolusis, dan lain-lain. Infeksi paru-paru terdiri dari dua bentuk, yaitu akut dan kronis.

Pada umumnya infeksi paru-paru diderita oleh orang dewasa, namun tidak menutu kemungkina infeksi paru-paru bisa menyerang anak2 yang memiliki daya tahan tubuh lemah.

Infeksi paru-paru yang menjangkit orang dewasa biasanya disebabkan oleh bakteri Streptococcus Pneumoniae. Penyakit ini termasuk penyakit yang berada di tingkatan paling atas di Indonesia. Berikut ini akan dijelaskan mengenai infeksi paru-paru yang bisa menjangkit anak-anak mulai dari gejalanya, ciri-ciri, penyebab dan lainnya.

Mengenal Penyakit infeksi paru-paru

Gejala Infeksi Paru-paru yang Dialami Anak-anak

penyakit infeksi paru-paru

Aryanto.id

Infeksi paru-paru biasanya bisa dilihat dari gejala pada umumnya (secara umum). Gejala infeksi paru pada anak biasanya ditunjukkan oleh pernapasan yang sesak dan cepat. Frekuensi pernapasan normal pada anak yaitu 50 kali per menit, dan untuk anak yang usianya lebih dari 1 tahun frekuensi pernapasan normalnya adalah 40 kali per menit.

Namun, bagi anak yang terkena gejala infeksi paru-paru biasanya frekuensi pernapasannya meningkat menjadi 60 kali per menit atau lebih.Biasanya ciri infeksi paruyang terjadi pada anak dan bayi ditandai dengan gejala-gejala sebagai berikut:

  • Pilek berat
  • Demam tinggi
  • Bayi yang rewel
  • Tubuh menggigil
  • Mual
  • Diare
  • Kelelahan
  • Timbul rasa sakit di dada saat batuk atau bernapas
  • Kesulitan bernapas
  • Nafsu makan berkurang
  • Kulit, kuku, dan bibir berwarna kebiruan

Jenis Bakteri Penyebab Infeksi Paru-paru

Jenis-jenis bakteri berikut ini menjadi penyebab terjadinya infeksi paru-paru pada bayi yang baru lahir, anak-anak, maupun orang dewasa. Bakteri penyebabnya adalah Streptococcus Pneumoniae, Staphyllococcus Aureus, Legionella, Hemophilus Influenza, Chicken Pox, dan Mycoplasma Pneumoniae.

Akibat Dari Infeksi Paru-paru yg Dialami Anak Atau Bayi

apakah penyakit infeksi paru-paru berbahaya

Hellosehat.com

1. Infeksi darah, yaitu suatu kondisi di mana bakteri masuk ke dalam aliran darah. Keadaan ini sangat berbahaya, karena bakteri yang ada di aliran darah dapat menyebabkan tejadinya infeksi pada organ penting yang lainnya.

Adapun Gejala infeksi darah biasanya ditandai dengan muntah darah, detak jantung lebih dari 90 kali per menit, laju pernapasan mencapai 20 kali per menit, dan tidak buang air selama 12 jam. Jika sudah timbul gejala ini, berarti penyakit paru sudah mulai masuk pada tahap yang kronis.

2. abses paru-paru. Akibat dari penyakit ini adalah paru-paru bolong, menyebabkan pembengkakan yang disebabkan oleh nanah. Hal ini menimbulkan rongga berisi butiran nekrotik di paru-paru. Abses bisa dialami segala usia, namun usia 60 tahun ke atas lebih rentan terhadap penyakit ini.

Efusi Pleura. Pleura adalah lapisan membran yang memisahkan antara paru-paru dengan dinding dada bagian dalam. Efusi pleura yaitu, kondisi di mana terjadi penumpukan cairan di antara kedua lapisan pleura tersebut.

Cairan tersebut pada dasarnya berfungsi sebagai pelumas untuk melancarkan pergerakan paru-paru pada saat bernapas. Tetapi jika cairan tersebut berlebih dan menumpuk, maka dapat menyebabkan gangguan paru-paru seperti efusi pleura tersebut.

Pencegahan untuk Infeksi Paru-paru

Sebelum gangguan infeksi pada paru-paru ini datang, lebih baiknya melakukan pencegahan terlebih dahulu agar tidak rentan terhadap penyakit ini. Berikut ini adalah beberapa pencegahan yang bisa dilakukan untuk penyakit ini.

  • Menjaga kebersihan, kebersihan tentunya salah satu syarat hidup sehat. Untuk pencegahannya bisa dengan rajin mencuci tangan menggunakan antiseptik agar kuman, virus, dan bakteri tidak bisa menjangkit.
  • Pola hidup sehat, olahraga teratur dan istirahat yang cukup agar tubuh tetap fit dan sehat.
  • Hindari kebiasaan yang merusak paru-paru.
  • Meningkatkan daya tubuh, meningkatkan sistem imun bisa dengan mengkonsumsi makanan yang bergizi.

Pengobatan Infeksi Paru-paru yang Bisa Menjangkit Anak-anak dan Orang Dewasa

makanan untuk penderita paru-paru basah

gayahidupmu.com

Terdapat banyak cara yang bisa dilakukan untuk pengobatan terhadap infeksi paru-paru. Cara-cara pengobatan ini dengan menggunakan bahan yang alami. Berikut ini adalah macam pengobatan alami yang mudah dilakukan.

1. Konsumsi buah-buahan. Di dalam buah, terdapat banyak nutrisi yang bisa didapat untuk meningkatkan kekebalan tubuh dan melawan suatu penyakit yang diderita. Dengan rajin mengkonsumsi buah-buahan merupakan cara yang efektif dan tentunya aman jika untuk anak-anak.

Disampng itu, dengan mengkonsumsi makanan yang sehat dan buah-buahan secara rutin dapat memulihkan dan menyembuhkan berbagai penyakit seperti penyakit jantung.

2. Konsumsi sayuran. Sayuran mengandung banyak sekali khasiat yang berguna bagi tubuh. Untuk mengobati infeksi paru-paru bisa dengan mengkonsumsi bawang, karena bawang bersifat antibiotik yang dapat membunuh bakteri dalam tubuh. Kunyit dan jahe juga memiliki khasiat untuk meningkatkan sistem imun dalam tubuh dan mengobati infeksi paru-paru.

3. Madu telah terbukti memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh. Kandungan dalam madu bisa menyembuhkan berbagai penyakit. Madu menjadi obat alami untuk penderita infeksi paru-paru. Dengan mencampurkan madu dan air.

4. Olahraga merupakan hal penting untuk kesehatan tubuh, karena dengan berolahraga dapat membuang racun dalam tubuh melalui keringat yang dikeluarkan. Olahraga bisa diajarkan kepada anak-anak agar bisa menjaga kesehatannya.

5. Terapi udara. Udara yang segar sangat baik untuk paru-paru, maka untuk memulihkan keadaan paru-paru bisa dengan melakukan terapi udara. Masuknya udara bersih ke dalam tubuh akan membuang racun dalam paru-paru dan menggantinya dengan udara yang baru di dalam paru-paru.

Pengobatan Medis

pengobatan paru-paru basah,

autoimun.id

Selain menggunakan cara alami di atas, cara mengobati infeksi paru-paru juga bisa dilakukan dengan bantuan medis. Berikut ini adalah pengobatan medis yang bisa ditempuh untuk menyembuhkan penyakit infeksi paru-paru.

Pemberian obat antibiotik ini berguna untuk membunuh bakteri yang hinggap di dalam tubuh. Pemberian obat antibiotik ini hanya digunakan dengan resep dokter. Maka jika terdapat efek-efek yang tidak diinginkan bisa langsung berkonsultasi dengan dokter.

Pemberian antivirus ini hanya digunakan jika infeksi paru-paru disebabkan oleh virus. Antivirus ini berguna untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Obat batuk ini berguna untuk mengencerkan lendir dan mengeluarkan dahak. Obat ini dikonsumsi jika sekiranya di paru-paru terdapat tumpukan lendir yang susah dikeluarkan.

Rawat inap menjadi pilihan terakhir, yaitu saat penderita sudah berada di titik lemahnya dan pemberian obat-obatan sudah tidak bisa bekerja dengan baik. Sehingga langkah terbaik mungkin dengan rawat inap.

Demikian itu mengenai infeksi paru-paru yang bisa menyerang siapa saja di segala usia, bahkan pada bayi yang baru lahir. Penyebab infeksi paru-paru pada bayi bisa karena bakteri, virus, dan mikroorganisme yang menyerang tubuh. Menjaga kesehatan tubuh itu penting guna mencegah datangnya penyakit.

Leave a Reply


Loading...