6 Langkah Sederhana Membuat Bonsai Beringin Bagi Pemula

Loading...
membuat bonsai beringin putih

pinterest.com

A. Membuat Bonsai Beringin

Bonsai Beringin-Berkebun merupakan kegiatan yang menyenangkan bagi sebagian orang. Mereka menganggap dengan berkebun, kejenuhan dalam beraktivitas sehari-hari dapat diminimalisir dengan berkebun. Mulai dari melihat-lihat kebun di perladangan atau bisa juga menyalurkan hobi dengan menanam tanaman di sekitar rumah, seperti tanaman bonsai atau tanaman bunga.

Dengan adanya tanaman di sekitar rumah tentunya akan membuat kita semakin nyaman dan betah di rumah, mengingat tanaman-tanaman senantiasa berfotosintesis untuk menghasilkan makanan bagi dirinya serta menghasilkan oksigen yang membuat rumah kita lebih segar dan sejuk.

Hal yang perlu kita perhatikan dalam berkebun adalah lahan untuk bercocok tanam. Pada era modern saat ini, sulit sekali kita temukan lahan yang luas untuk bercocok tanam. Kita harus pintar-pintar mengatur lahan yang ada agar bisa ditanami tanaman secara efisien dan efektif.

Lahan perumahan saat ini begitu sempit untuk ditanami tanaman secara konvensional. Maka solusinya adalah kita bisa memilih tanaman-tanaman yang bisa tumbuh dalam pot.

Serta mempertimbangkan jenis tanaman yang akan kita tanam sesuai dengan ketersediaan lahan. Jika kita ingin memiliki beragam jenis tanaman hijau, kita bisa memilih tanaman bonsai sebagai pilihan.

Bonsai merupakan tanaman pohon namun dalam versi mini. Bonsai tidak bisa tumbuh disembarang pot, melainkan hanya tumbuh di pot yang telah di setting sedemikian rupa sehingga terbentuklah bonsai yang sesuai dengan keinginan.

Kita harus jeli dalam memilih tanaman bonsai karena tidak semua tanaman bisa dijadikan bonsai. Salah satu tanaman pohon yang bisa kita pilih adalah beringin. Bonsai beringin merupakan jenis bonsai yang banyak digemari diseluruh dunia.

Pohon beringin yang besar dan kokoh ternyata bisa kita jadikan bonsai yang mini dan indah serta tidak kalah menariknya dengan beringin versi aslinya. Keindahan bonsai beringin tidak perlu diragukan lagi, terbukti dengan banyak pencari bonsai jenis ini.

Banyaknya pemburu bonsai beringin membuatnya diharga dengan harga yang cukup. Namun jika kita memang benar-benar berniat untuk memilikinya maka kita bisa menanam dan membuatnya sendiri di rumah.

Kenapa harus beli jika kita bisa membuatnya sendiri? Dengan begini kita bisa menikmati keindahan bonsai beringin yang indah tapi dengan harga yang lebih murah dna tentunya akan menghadirkan kepuasan tersendiri bagi yang membuatnya.

Langsung saja, berikut ini adalah tahap-tahap sederhana dalam membuat bonsai beringin di rumah.

1. Persiapan

harga bonsai beringin juara

pinterest.com

Tidak jauh beda dengan cara membuat bonsai kelapa dalam tahap ini ada bebrapa hal yang perlu kita siapkan diantaranya adalah: siapkan bibit atau bakalan beringin yang memiliki bonggol besar, kemudian siapkan pola yang sesuai dengan selera.

Siapkan pot sebagai media pertumbuhan beringin tambahkan media tanam dengan nutrisi cukup. Selanjutnya siapkan kawat dengan ukuran 3mm stainsteel, terakhir gunting atau pangkas cabang pohon yang dianggap tidak perlu.

2. Media Tanam

Dalam tahap ini, kita fokuskan pada tahap pembentukan batang. Untuk mencapai tujuan kita maka bonsai beringin tidak boleh mendapatkan nutrisi tanah yang berlebih.

Maka dari iru, sebaiknya media tanam yang digunakan diambil dari struktur tanah yang padat dan minim unsur hara. Kita bisa menggunakan tanah dengan ditambah sedikit kerikil.

3. Perawatan Bakalan Bonsai

Pada tahap ini, bakalan bonsai melakukan adaptasi terhadap media tumbuh baru yang kita sediakan. Proses adaptasi sendiri biasanya membutuhkan waktu 2 sampai 3 minggu sebagaimana pada pembuatan bonsai santigi yang telah kita bahas sebelumnya.

Selama proses adaptasi jangan berikan pupuk, biarkan akar bakalan bonsai beradaptasi secara alami. Agar pertumbuhan maksimal, letakkan bonsai di lahan yang tidak terkena matahari secara langsung.

4. Pemangkasan Dahan

 bonsai beringin Indonesia

pinterest.com

Pemangkasan pada tahap ini berguna untuk memangkas dahan-dahan yang tidak sesuai pola yang kita inginkan. Selain itu, pemangkasan akan membuat bakalan bonsai lebih rapih serta merangsang bakalan untuk memperbaiki luka pada pemangkasan. Sehingga akan membentuk batang dan dahan yang kekar dan terkesan tua.

5. Membentuk Pola

Dalam tahap ini kita membutuhkan kawat stainsteel untuk membntuk bonsai. Fungsi kawat pada pembentukan bonsai beringin adalah untuk menahan dahan agar tidak bergerak dan membentuk sesuai dengan pola yang kita inginkan.

Lamanya waktu pembentukkan tidak bisa ditentukan, kawat hanya akan dilepas jika kita sudah memperoleh pola yang kita harapkan. Untuk memeproleh hasil yang maksimal dalam membentuk pola, kita hars tahu cara dan teknik pemasangan yang baik.

Loading...

Langkah pertama, melilitkan kawat secara melingkar mulai dari pangkal dahan sampai ujung dahan. Saat proses pelilitan kawat kita harus melakukannya dengan sangat hati-hati agar dahan tidak patah. Gunakan tang agar memudahkan kita dalam melilitkan kawat sehingga pekerjaan kita terlihat rapih.

Dalam tahap ini, kita tidak perlu ragu untuk melilitkan kawat pada dahan karena bekas kawat pada bakalan bonsai akan membentuk guratan-guratan yang indah ketika bonsai sudah besar nanti. Kita bisa melepas kawat setelah kawat terlihat nyaris tenggelam dalam batang bonsai.

6. Pemupukan

Langkah selanjutnya dalam membuat bonsai adalah melakukan pemupukan. Pemupukan merupakan perlakuan standar yang biasa dilakukan dalam merawat berbagai macam tanaman. Hanya saja dalam pemupukan bonsai membutuhkan takaran dan konsentrasi pupuk yang sesuai dengan anjuran serta tidak boleh berlebihan.

Pupuk yang dibutuhkan dalam proses ini adalah nitrogrn, fosfor dan potassium. Ketiga pupuk tersebut menjadi salah satu faktor penting dalam pertumbuhan dan perkembangan bonsai.

B. Cara Merawat Bonsai

cara membuat bonsai beringin

pinterest.com

Setelah kita belajar menanam dan memebuat bonsai selanjutnya yang perlu kita ketahui adalah cara merawat bonsai. Merawat bonsai bisa dikatakan susah-susah gampang. Susah bagi mereka yang tidak telaten dan tidak hobi dengan berkebun.

Namun, menurut para pecinta bonsai dan penghobi berkebun rutinitas dalam merawat  bonsai adalah mengasyikkan.

Merawat bonsai bertujuan agar bonsai bisa tumbuh sesuai dengan pola yang kita inginkan. Berikut ini adalah langkah-langkah dalam merawat bonsai. Semoga bermanfaat.

1. Mengganti Pot

Bonsai hidup dan terbentuk dalam pot dangkal, sehingga mengganti pot merupakan salah satu syarat agar tanaman bonsai kita bisa tumbuh sehat.

Selain itu, pergantian pot bertujuan agar pohon beringin yang kita bonsai bisa memperbaharui akar-akarnya. Dalam memilih pot baru, kita perlu mempertimbangkan ukuran pot yang digunakan tanaman bonsai.

Untuk pot baru gunakan pot yang lebih besar dibandingkan pot yang lama. Hal ini bertujuan agar pot mampu menyediakan nutrisi-nutrisi yang dibutuhkan bonsai.

2. Penyiraman yang Rutin

Penyiraman dilakukan sekedarnya saja, tidajk perlu berlebihan karena bisa mengakibatkan tumbuhnya jamur dan membusuknya akar. Namun, jangan sampai media tanam kekeringan, bisa-bisa tanamna bonsai kita malah mati.

Untuk mengecek tingkat kelembaban tanah kita bisa menggunakan bantuan tusuk gigi. Jika tusuk gigi bisa menusuk tanah sedalam 1 cm maka itu sudah cukup. Usahakan tanah selalu dalam keadaan lembab, artinya tidak terlalu kering dan tidak terlalu basah.

3. Penyinaran yang Cukup dan Pemangkasan Secara Rutin

cara memelihara bonsai beringin

pinterest.com

Dalam tahap ini bonsai dijemur di bawah paparan sinar mata hari secara langsung, namun dalam melakukan tahap ini kita harus berhati-hati. Paparan sinar mata hari yang terlalu bnayak akan mengakibatkan daun bnsai rusak dan menguning.

Dalam hal ini perlakuan yang tepat sangat disarankan, caranya dengan menyesuaikan tingkat kelembaban tanah dan baiknya penjemuran dilakukan ketika pagi hari. Penjemuran sendiri bertujuan untuk mencegah tumbuh kembangnya gulma.

Kemudian disarankan untuk memberikan lumut hijau pada media tanam. Lumut hijau bisa dijadikan sebagai indikator tingkat kelembaban tanah, media tanam bonsai.

Setelah masalah penyinaran yang cukup, masalah pemangkasan juga begitu penting dan perlu diperhatikan. Pemangkasan dilakukan pada ranting, cabang dan batang dengan tujuan agar bonsai tumbuh sesuai dengan pola yang kita harapkan. Pemangkasan dilakukan sesuai keadaan dan kebutuhan bonsai itu sendiri.

Selain itu, kita juga perlu memperhatikan tingkat pertumbuhan bonsai. Jika pertumbuhan bonsai baik dan cepat maka kita bisa melakukan pemangkasan sebulan sekali. Namun, jika pertumbuhan bonsai tergolong lambat kita bisa memangkasnya 2 hingga 3 bulan sekali.

4. Pemupukan

Pemupukan dilakukan agar kebutuhan nutrisi bonsai bisa terpenuhi. Pemupukan juga harus dilakukan dengan takaran yang tepat. Pemupukan dilakukan minimal satu bulan sekali.

Pupuk yang disarankan diantaranya adalah pupuk NPK atau urea, menyesuaikan dengan kebutuhan bonai itu sendiri. Selain kedua pupuk diatas, kita juga bisa menambahkan dengan pupuk daun secara rutin, yaitu sebulan 3 kali.

5. Pengendalian Hama Penyakit

bakalan bonsai beringin juara

pinterest.com

Dalam perawatan bonsai kita tidak jarang menggunakna bantuan insektisida. Hama yang sering mengganggu pertumbuhan bonsai diantaranya adalah ulat dan wereng coklat. Kedua hama tersebut bisa dibasmi dengan insektisida dengan dosis yang tepat.

Hama penyakit yang menyerang bonsai harus segera diambil tindakan agar hama tidak menyebar dan tidak merusak pohon bonsai yang kita tanam.

Baca juga: Buat kamu yang suka dengan bercocok tanam, terutama bercocok tangan dengan sistem hidroponik kamu bisa mengunjungi Hidroponik.pro.

Demikianlah sekilas tentang cara membuat dan merawat bonsai beringin di rumah. Semoga bermanfaat bagi kita semua.

One Response

  1. jambu batu June 17, 2016

Leave a Reply


Loading...