Cara Cepat Membuat Bonsai Serut di Rumah Bagi Pemula

Bonsai Serut (Streblus Asper) adalah bonsai dari jenis pohon yang bercirikan batang berwarna pucat, serta daun kecil berwarna hijau tua yang rapat – rapat hampir membentuk bola – bola.

Ukuran daun tanaman ini hanya 5 sampai 10 cm, berbentuk panjang dan mempunyai gigi daun. Tanaman ini juga mempunyai bunga berukuran kecil.

Pohon ini juga dikenal dengan berbagai macam nama seperti; pohon kertas pasir, semak kasar siam, dan juga pohon sikat gigi.

Tanaman ini merupakan tanaman asli yang tumbuh di kamboja, Thailand, India, dan Sri Lanka. Jika di Indonesia tanaman ini banyak ditemui di pulau Jawa dan Sumatra.

Baca juga: 15 Jenis dan Gambar Bunga Matahari Beserta Manfaatnya Bagi Kesehatan

Keunikan Tanaman Bonsai Serut

bonsai serut

www.artofbonsai.org

Salah satu keunikan tanaman ini adalah menggugurkan daun ketika musim kemarau. Sehingga dengan keunikan tersebut tanaman ini banyak diminati untuk dijadikan tanaman hias bonsai serut.

Selain itu, tanaman serut banyak diminati karena bentuknya yang unik. Ketika anda memperhatikan bonsai serut, anda akan seperti sedang melihat dunia dengan versi mini.

Apalagi jika anda meletakkan mainan action figure, maka bonsai ini akan semakin terlihat seperti dunia dalam ukuran kecil.

Dan satu hal lagi yang perlu anda ketahui adalah bonsai serut ini termasuk jenis bonsai yang memiliki harga yang cukup fantastis.

Baca juga: 9 Jenis Bunga Wijaya Kusuma yang Kaya Akan Manfaat

Cara Membuat dan Merawat Bonsai Serut

Langkah pertama dalam membuat bonsai serut tentunya adalah menanam bibit atau bakalan serut yang akan dijadikan bonsai.

Dalam proses penanaman ini, Anda sangat dianjurkan untuk menggunakan media tanam berupa campuran tanah gunung, humus dan pupuk kandang dengan perbandingan campuran 1:1:1.

Campuran media tanam seperti itu bertujuan untuk mempercepat  proses pertumbuhan dan perkembangan tanaman serut.

Baca juga: Jenis Bunga Lavender Beserta Khasiatnya Bagi Kesehatan

Sebetulnya banyak alternative cara didalam proses pengembangan bakalan bonsai ini seperti dengan cara pembibitan biasa, cangkok, ataupun stek.

Namun untuk cara stek, anda perlu berhati – hati saat memindahkan bakalan serut kedalam pot karena bisa berakibat terputusnya akar – akar tanaman.

Selanjutnya anda tunggu proses perkembangan dan pertumbuhan serut sampai pada umur yang memungkinkan untuk dilakukannya proses pembentukan bonsai.

Jika tanaman serut telah memiliki cukup umur untuk dibentuk bonsai, anda kemudian menyiapkan kawat lilit yang biasa digunakan untuk pembentukan tanaman bonsai.

Baca juga: 11 Manfaat dan Jenis Bunga Alamanda

Pada fase ini anda tinggal lilitkan kawat tersebut pada pohon dan cabang bonsai dengan variasi bentuk yang disesuaikan dengan kreasi anda masing – masing.

Biarkan lilitan kawat pada batang dan cabang serut sampai bentuknya berubah dengan arah lilitan yang diinginkan.

Kemudian cara selanjutnya adalah tempatkan tanaman bonsai serut anda pada area terbuka sehingga memungkinkan tanaman serut bisa mendapatkan sinar matahari yang cukup sepanjang hari.

Baca juga: 15+ Jenis Bunga Aster yang Menyejukkan Mata

Cahaya matahari merupakan salah satu factor penting yang bisa memacu agar bonsai serut dapat tumbuh dengan baik.

Sebagai upaya perawatan Anda juga perlu melakukan penyiraman terhadap bonsai serut 1 kali sehari.

Selain itu bentuk perawatan selanjutnya yang sangat penting anda lakukan adalah melakukan pemupukan dan pemangkasan.

Pemupukan dan pemangkasan ini juga bertujuan untuk merangsang pertumbuhan daun agar dapat tumbuh lebih rimbun.

Baca juga: 5 Tips Agar Bunga Anggrek Bulan Rajin Berbunga

Dan sebagai upaya pencegahan penyakit anda juga diwajibkan melakukan penyemprotan hama dan penyakit.

Karena untuk jenis bonsai serut ini, musuh atau hama utamanya adalah kutu daun yang berwarna putih.

Jenis hama kutu daun ini biasanya mengeluarkan embun madu yang berasa manis dan embun madu ini dapat menyebabkan pertumbuhan cendawan jelaga.

Baca juga: 40 Fakta Unik tentang Bunga Edelweiss, si Bunga Abadi

Nah cendawan jelaga inilah yang biasanya menutupi daun serut yang hijau kemudian bisa berubah menjadi warna hitam.

Maka dari itu anda bisa menaggulanginya dengan cara melakukan penyemprotan berkala menggunakan fungisida dan insektisida.

Percakapan Obrolan Berakhir

Leave a Reply