Cara Mudah Budidaya Cabe Rawit Bagi Pemula

Loading...

Budidaya Cabe Rawit-Cabe adalah salah satu bumbu pokok dapur yang kehadirannya banyak ditunggu-tunggu oleh sebagian orang karena menurut mereka makan tanpa cabe itu hambar, bahkan sampai pada tingkatan mengurangi nikmat makan. Tidak jarang sebagian orang memposisikan cabe sebagai penggugah nafsu dan gairah makan.

Bagi sobat di rumah yang termasuk suka dengan makanan yang berbau cabe (makanan pedas) harus mulai berinovasi jika ingin menikmati cabe setiap hari. Kenapa?

Mengingat harga cabe di pasaran tidak menentu, yang kadang naik dan kadang turun. Jangan salahkan ibu di rumah jika ngomel-ngomel nggak jelas kepada sobat karena porsi makan cabe atau sambal yang diluar kebanyakakan orang, seperti saya. Hehe.

Saya termasuk pengamat dan pemerhati emosi ibu rumah tangga yang menurut saya itu sebuah hal yang unik, aneh dan sekaligus nyebelin. Dan sebagai tanda keseriusan saya dalam pengamatan ini, saya jadikan ibu saya sebagai (kelinci percobaan) simple pengamatan selama ini.

Analisis ini kerap saya lakukan ketika menghantarkan ibu ke pasar dan akan terlihat sangat jelas ketika sampai di rumah atau sepulangnya dari pasar.

Ukuran pengamatan saya cukup satu, “harga Cabe”, berdasarkan pengamatan yang saya lakukan tercetuslah hipotesa, bisa juga dikatakan teori “ Emosi ibu-ibu di rumah berbanding lurus dengan naiknya harga cabe di pasaran”.

Beeeh. Ekstim sob.

Ternyata dalam kasus ini emosi ibu jauh lebih mengerikan dibandingkan emosi kekasih kita yang lagi PMS.

Daripada sobat di rumah puyeng ngedengerin celotehan emak-emak di rumah mending sobat berkreasi, berinovasi sekaligus menyelesaikan permasalahan umat. Hehe. Kalo saya sekalian menyalurkan hobi.

Sobat di rumah bingung gimana caranya?

Sobat di rumah hanya cukup menyediakan halaman rumah sebagai tumbalnya, sobat paham dong maksud saya.ya tepat. . Jual halaman! Haha

Caranya dengan Mengoptimalkan luas halaman rumah. Kita manfaatkan potensi halaman rumah yang ada dengan menanam cabe.

Waduh, rumah saya dah penuh paping!

Jangan khawatir ada pot,

Ya, dalam artkel ini saya akan berbagi ilmu menanam cabe berdasarkan pengalaman para pelaku lapangan, baik untuk memenuhi kebutuhan rumah maupun untuk memenuhi kebutuhan pasar(komersil).

Karena keterbatasan ilmu dan waktu pada kesempatan ini saya hanya akan menyampaikan 2 macam jenis cabe saja, mengingat dua jenis cabe ini yang paling banyak mendominasi di rumah-rumah, cabe apa sajakah itu?

Mari Kita Mulai Berkenalan Dengan Cabe

cara mengobati sakit tumit

Care2.com

Cabe rawit

Cabe rawit adalah tanaman perdu yang digunakan sebagai salah satu bumbu pokok dalam memasak serta banyak tumbuh di Asia tenggara dan Indonesia. Tanaman ini bukan sembarang bumbu pelengkap biasa. Rasanya yang khas. Yaitu pedas, membuat penikmatnya tidak bergairah makan jika tidak mengandung bumbu yang satu ini.

Cabe rawit berukuran kecil tidak seperti cabe jenis-jenis yang lainnya cabe rawit memiliki rasa pedas yang lebih di bandingkan cabe yang berukuran besar. ukuran boleh kecil tapi pedasnya juara, sob. Mungkin karena itu juga muncul sebuah pepatah “kecil-kecil cabe rawit“. Juga sebagai petunjuk don’t looked someone just from cover. Hehehe. Apa sihhhh

Soal harga tidak beda jauh dengan cabe lain, cendrung lebih stabil dengan harga yang tinggi. Kabar gembiranya cabe rawit sangat mudah di budidayakan di rumah selain itu tanaman ini juga lebih tahan terhadap cuaca, dan hama. Jadi tunggu apa lagi yuk kita mulai aja menanamnya.

Klasifikasi Tanaman Cabe Rawit

  • Divisi: Spermatophyta (tumbuhan berbiji)
  • Subdivisi: Angiospermae (biji berada dalam buah)
  • Kelas: Dicotyledoneae (biji berkeping dua/biji belah)
  • Ordo (bangsa): Corolliforea
  • Famili (suku): Solanaceae
  • Genus (marga): Capsium
  • Spesies: Capsium frustescens L.

Pembenihan dan pembibitan

Bibit bisa di dapat di pasar-pasar terdekat, namun sebelum membeli yang perlu sobat pertimbangkan adalah tingkat keunggulan dan pilihlah bibit yang sudah dipastikan matang sempurna.

Jika ingin aman bisa juga dengan membeli bibit di toko pertanian. Namun, ibu saya di rumah cukup membeli bibit di pasar sayur yang cenderung hampir busuk dan hasilnya tidak mengecewakan.

Setelah mendapatkan calon bibit unggul, kita semai terlebih dulu untuk mendapatkan bibit yang paling unggul. Adapun caranya adalah sebagai berikut.

  1. Siapkan media semai berupa tanah, sekam padi, dan tanah yang subur dengan perbandingan 1:1:1,
  2. Siapkan juga polybag ukuran 5×10 cm sebagai media semai,
  3. Media semai disiapkan 3 hari sebelum penyemaian dilakukan agar bakteri dalam tanah bekerja optimal dan menjadi subur,
  4. Siram media semai secara berkala sebelum bibit disemai,
  5. Menyeleksi bibit dengna bantuan air, rendam biji cabe dan buang yang mengambang,
  6. Biji cabe dijemur dibawah terik matahari selama 3 hari,
  7. Setelah itu kita semai bibit yang telah diseleksi ke media semai,
  8. Jangan lupa letakkan di tempat yang teduh agar tidak terkena air hujan secara langsung,
  9. Sebelum di tanam bibit unggul direndam kembali agar lembab,
  10. 6 jam kemudian taburkan bibit ke media semai, kemudian dilapisi abu sekam tipis,
  11. Siram media semai setiap pagi dan sore selama 40 hari, karena diusia ini bakal cabe akan kuat dengan berbagai kondisi.

Memindahkan bibit semai ke media tanam

  1. Media tanam berupa tanah dan kompos dengan perbnadingan 1 : 2, rumusan ini tidak baku ssuai kondisi tanah dilokasi tanam, di Lampung 1:1 sampai 2:1.
  2. Siapkankon pot berdiameter 30cm
  3. Sebelum bibit semai dipindahkan optimalkan kualitas media tanam dengan menyiram secara berkala pagi dan sore selama 3 hari
  4. Pindahkan bibit ke media tanam dengan menambahkan pupuk NPK sebanyak 3 sendok
  5. Penanaman sebaiknya dilakukan pada pagi hari atau sore hari
  6. Hindari tanaman dari air hujan secara langsung namun tetap dapat terpapar sinar matahari

Perawatan dan Pemanenan

  1. Karena kita menggunakan media pot, pastikan media tanam selalu lembab dengan cara menyiram pada pagi dan sore,
  2. Setelah satu bulan dan setiap kali panen berikan pupuk tambahan, kompos atau pupuk cair organik, atau ditambah NPK dan Urea secukupnya,
  3. Untuk hama, berdasarkan pengalaman saya, 80 % tanaman cabe dalam pot sangat minim hama, sehingga penanggulangan hama tidak saya masukkan dalam perawatan,

Penggunaan pupuk setiap kali panen dilakukan agar memperpanjang umur tanaman cabe dan berbuah secara optimal.

Cabe Merah

Cabe merah sama halnya dengan cabe rawit namun cabe merah memiliki bentuk yang lebih besar dibandingkan cabe rawit. Cabe merah banyak digunakan untuk menyempurnakan cita rasa masakan padang yang terkenal seantero Indonesia.

Cabe merah merupakan komuditi yang banyak dibudidayakan oleh petani Indonesia, pada momen-momen tertentu, seperti lebaran atau hari-hari besar agama lain harga cabe bisa menembus harga ratusan ribu, namun jika momennya tidak bagus harga cabe merah turun sampai tidak ada harganya.

Kelemahan cabe merah yang perlu menjadi pertimbangan bagi pemula adalah

  1. Harga yang fluktuatif, naik turun,
  2. Rentan dengan keadaan cuaca,
  3. Ham menjadi persoalan penting,
  4. Untuk skala komersial membutuhkan modal yang tinggi.

Klasifikasi Cabe Merah

Loading...
  • Kingdom: Plantae (Tumbuhan)
  • Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
  • Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)
  • Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
  • Kelas: Magnoliopsida (berkeping dua/dikotil)
  • Sub Kelas: Asteridae
  • Ordo: Solanales
  • Famili: Solanaceae (suku terung-terungan)
  • Genus: Capsicum
  • Spesies: Capsicum annum L.

Tanaman ini berasal dari benua Amerika yang beriklim tropis dan subtropis. Dari sini menyebar ke berbagai belahan bumi lainnya.

Pembenihan dan pembibitan

cara menanam cabe

beritadaerah.co.id

Bibit cabe merah bisa didapatkan di pasar-pasar terdekat, namun sebelum membeli yang perlu sobat pertimbangkan adalah tingkat keunggulan dan pilih bibit yang sudah matang sempurna. Jika ingin aman bisa juga dengan membeli bibit di toko pertanian. Saya memberikan saran bukan tanpa alasan, sob.

Berdasarkan pengalaman saya hasil tanaman yang berasal dari bibit di pasar tidak optimal. Jadi itu bisa menjadi pelajaran bagi sobat-sobat di rumah.

Setelah mendapatkan calon bibit unggul, kita semai terlebih dulu untuk mendapatkan bibit yang paling unggul. Adapun caranya adalah sebagai berikut.

  1. Siapkan media semai berupa tanah, sekam padi, dan tanah yang subur dengan perbandingan 1:1:1,
  2. Siapkan juga polybag ukuran 5×10 cm sebagai media semai,
  3. Media semai disiapkan 3 hari sebelum penyemaian dilakukan agar bakteri dalam tanah bekerja optimal dan menjadi subur,
  4. Siram media semai secara berkala sebelum bibit disemai,
  5. Setelah itu kita semai bibit dengan cara memasukkan biji cabe sedalam 0,5cm kedalam polybag dan dilapisi abu sekam tipis,
  6. Jangan lupa letakkan di tempat yang teduh agar tidak terkena air hujan dan panas secara langsung,
  7. Siram media semai setiap pagi dan sore selama 20-30 hari, karena diusia ini bakal cabe akan kuat dengan berbagai kondisi,
  8. Agar lebih optimal sediakan jari pelindung untuk mencegah datangnya hama atau serangga,
  9. Untuk mengatasi gagal tumbuh, lebihkan bibit sebanyak 10%. Misal kita akan menanam cabe sebanyak 1000 batang maka bibit lebihkan sebanyak 100 sebagai pengganti tanaman cabe yang gagal tumbuh (menyulam).

Memindahkan bibit semai ke media tanam

  1. Media tanam berupa tanah dan kompos dengan perbnadingan 1 : 2, rumusan ini tidak baku ssuai kondisi tanah dilokasi tanam, di Lampung 1:1 sampai 2:1.
  2. Siapkankon pot berdiameter 30cm
  3. Sebelum bibit semai dipindahkan optimalkan kualitas media tanam dengan menyiram secara berkala pagi dan sore selama 3 hari
  4. Pindahkan bibit ke media tanam dengan menambahkan pupuk urea sebanyak 1,5 sendok dan KCl 1 sendok di tiap pot
  5. Penanaman sebaiknya dilakukan pada pagi hari atau sore hari
  6. Hindari tanaman dari air hujan secara langsung namun tetap dapat terpapar sinar matahari.

Perawatan dan Pemanenan

  1. Karena kita menggunakan media pot pastikan tanah selalu lembab dengan cara menyiram pada pagi dan sore,
  2. Setelah satu bulan dan setiap kali panen berikan pupuk tambahan, kompos atau pupuk cair organik, atau ditambah NPK dan Urea secukupnya,
  3. Untuk hama, berdasarkan pengalaman saya, 80 % tanaman cabe dalam pot sangat minim hama, sehingga penanggulangan hama tidak saya masukkan dalam perawatan.

Penggunaan pupuk setiap kali panen dilakukan agar umur tanaman lebih panjang dan berbuah secara optimal.

Cabe merah siap dipanen setelah memasuk usia 3 bulan setelah tanam. Panen bisa berlangsung selama 6 bulan atau lebih. Sedangkan umur cabe rawit bisa mencapai umur 24 bulan. Dalam semusim panen cabe merah bisa dipetik 15-18 kali.

Lakukan pemanenan saat pagi hari agar pertumbuhan cabe tidak terganggu, petik buah beserta tangkainya agar buah tetap terjaga keawetannya. Pemanenan cabe rawit dapat di sesuaikan kebutuhan dapur.

Kandungan Khasiat Cabe Rawit dan Cabe Merah

Buah cabe rawit mengandung

  1. Kapsaisin atau Kapsaisinoid, adalah suatu zat kimia yang berupa rasa pedas yang dimiliki oleh tumbuh-tumbuhan, seperti cabe. Manfaat Kapsaisin adalah sebagai anti radang dan mengobati bengkak dan bisul serta dapat melancarkan aliran darah dalam tubuh. Tidak jarang kita melihat orang akan berkeringat ketika makan sambal.
  2. Karotenoid dan resin, bermanfaat sebagai antioksidan
  3. Alkaloid asiri, mempunyai sifat antineoplastik yang ampuh sebagai pencegah tumbuhannya sel kanker.
  4. Vitamin A dan C.
  5. Dan biji mengandung solanine, solamidine, solamargine, solasomine, dan steroid saponin, (kapsisidin). Kapsisidin berkasiat sebagai antibiotik.

Di zaman serba canggih saat ini cara menanam cabe pun tidak lagi memerlukan lahan yang luas untuk menanamnya, Kenapa? Karena saat ini banyak orang yang mulai tau dan belajar tentang bagaimana cara bercocok tanam dengan sistem hidroponik.

Manfaat Cabe Rawit

Bagaian yang dipergunakan : Seluruh bagai tumbuhan dapat di gunakan sebagai tanaman obat, Seperti : Buah, Akar, Daun Dan batang.

Cabe Rawit dapat dimanfaatkan untuk :

1. Menambah nafsu makan.
2. Menormalakan kembali kaki dan tangan yang lemas.
3. Batuk berdahak.
4. Melegakan rasa hidung tersumbat pada sinusitis.
5. Migrain.

Cara pemakaian untuk obat yang di minum, Buah cabe rawit yang di pergunakan sesuai dengan kebutuhan, dalam  hal ini cabe rawit dapat di rebus atau di buat bubuk dan pil.

Untuk pemakaian luar, Di rebus buah cabe rawit secukupnya, kemudian uapnya di pergunakan untuk memanasi bagian tubuh yang sakit, Atau giling cabe rawit sampai halus, Lalu turapkan kebagian tubuh yang sakit, Seperti : Rematik, Jari terasa nyeri karena kedinginan (frosbite) Gilingan daun yang di turapakan ke tempat yang sakit di gunakan untuk mengobati sakit perut dan bisul.

Contoh pemakaian di masyarakat

Kaki dan tangan lemas seperti lumpuh, sediakan 2 bonggol akar cabe rawit, 15 pasang kaki ayam yang di potong sedikit atas lutut, 60 g kacang tanah, Dan 6 butir hung cao, Kemudian bersihkan bahan-bahan tersebut dan di Potong-potong seperlunya.

Tambahkan air dan arak sama banyak sampai bahan bahan tersebut terendam seluruhnya (Kira-kira 1 cm diatasnya) Lalu timramuan tersebut setelah dingin di saring dan air saringan lansung di minum. Sehari 2 kali Masing-masing separoh dari ramuan.

Sakit Perut : Cuci daun muda segar secukupnya, Kemudian di giling hingg halus, Dan tambahkan sedikit kapur sirih, lalu diaduk sampai rata. Balurkan ramuan tersebut pada bagian perut yang sakit

Rematik :  Giling 10 buah cabe rawit hingga halus, dan tambahkan 1/2 sendok teh kapur sirih dan air perasan sebuah jeruk nipis, Kemudian diaduk sampai rata dan balurkan ramuan tersebut pada bagian tubuh yang sakit.

Frosbite : Buang biji beberapa buah cabe rawit segar, Lalu giling sampai halus, Kemudian balurkan ke tempat yang sakit.

Dengan Catatan : Penderita sakit saluran pencernaan, Sakit tenggorokan, Dan sakit mata dianjurkan untuk tidak mengkomsumsi cabe Rawit tersebut. Rasa yang pedas di lidah menimbulkan rangsangan keotak untuk mengeluarkan endorfin (opiat endogen) yang dapat menghilangkan rasa sakit dan menimbulkan perasaan lebih sehat.

Dari Hasil penelitian terbaru cabe rawit dapat mengurangi kecendrungan tejadinya penggumpalam darah atau (trombosis), Dan menurunkan kadar kolesterol dengan cara mengurangi produksi kolesterol dan trigliserida di hati.

Pada sistem reproduksi, Sifat cabe rawit yang panas dapat mengurangi rasa tegang daan sakit akibat sirkulasi darah yang buruk.

Selain dari itu dengan kandungan zat antioksidan yang cukup tinggi seperti vitamin C dan beta karoten. Dan cabe rawit dapat di pergunakan untuk mengatasi ketidak suburan (infertilitas) afrodisiak, Dan memperlambat proses penuaan.

semoga artikel ini bermanfaat bagi kita semua, amin.

 

2 Comments

  1. heri June 30, 2016
  2. Budidaya Cabe September 15, 2017

Leave a Reply