11 Manfaat dan Jenis Bunga Alamanda

Allamanda merupakan salah satu jenis tanaman hias yang biasa ditanam sebagai tanaman pagar atau hiasan pagar.

Jika dilihat sekilas, bunga ini memang mirip sekali dengan bunga terompet, namun jika dilihat berdasarkan klasifikasi ilmiah maka kedua bunga tersebut berbeda family.

Bunga yang umumnya berwarna kuning ini berasal dari kawasan Amerika Tengah dan Selatan serta cukup melimpah juga di Brazil. Di Amerika bunga ini biasanya difungsikan sebagai hiasan atau pernak-pernik karena bentuknya yang indah.

Deskripsi dan Ciri-ciri bunga alamanda

Tanaman alamanda tergolongan tanaman perdu berkayu yang tingginya mampu mencapai kurang lebih 2 meter.

Tanaman ini memiliki sifat evergreen atau senantiasa hijau sepanjang tahun yang artinya duannya tidak akan rontok ketika musim kemarau tiba.

Ketika menua batangnya akan berwarna cokelat sebagai proses pembentukan kayu, sementara tunas mudanya akan senantiasa tumbuh di tiap-tipa ranting dengan berwarna hijau.

alamanda kuning

www.biologionline.info

Sedangkan untuk daun alamanda sendiri mempunyai bentuk daun yang lancip di ujungnya, dimana karakter permukaan yang kasar serta memiliki panjang daun antara 6 -16 cm.

Selain itu, disetiap ruas batangnya daun alamanda umumnya memiliki tiga hingga empat helai.

Bunga alamanda umumnya memiliki warna kuning atau ungu dengan bentuk seperti terompet berdiameter 5-7.5 cm. Selain itu juga, ternayta bunga ini memiliki aroma yang harum dan unik

Habitat dan Morfologi Bunga Alamanda

bunga alamanda ungu

www.latin-wife.com

Alamanda dapat dengan mudah kita temukan di  sekitar sungai atau tempat terbuka yang terpapar sinar matahari langsung dan dengan curah hujan yang cukup.

Namun, tanaman ini tidak cocok ditanam di tanah bergaram atau terlalu basa serta tidak tahan dengan suhu rendah karena terlalu sensitif dengan suhu dingin, hal ini akan menyebabkannya mati.

Adapun kondisi yang cocok untuk tanaman bunga Alamanda adalah:

  • Lokasi memiliki intensitas matahari baik, jika paparan sinar matahari terhalang maka produktivitas bunganya akan menurun.
  • Tanaman ini kan tumbuh optimal jika ditanam di tanah berpasir, kaya bahan organik, serta beraerasi baik.
  • Di Indonesia sendiri tanaman ini mudah seklai tumbuh, bahkan karena terlalu mudahnya tumbuh disebagian daerah menganggap tanaman ini sebagai gulma.
  • Di habitat aslinya, alamanda umumnya hidup di ketinggian 0-700 meter dari permukaan laut (dpl) dengan curah hujan berkisar antara 1000 hingga 2800 mm per tahun.

Selain itu, karena pertumbuhan bunga berbentuk terompet ini terbilang cukup cepat, banyak yang menggunakan bunga alamanda ini sebagai tanaman penghias pagar dan tembok atau jadi pagar tanaman seperti kebiasaan orang Indonesia.

Meskipun bunganya bagus dan indah, kita harus tetap hati dan wapada pada getahnya. Kenapa? Karena jika kulit kita terkena getah alamanda yang berwarna putih maka dapat menyebabkan terjadinya iritasi pada kulit.

Disamping bisa dijadikan sebagai tanaman hias, bunga alamanda ternyata mempunyai beberapa fungsi medis, satu diantaranya adalah bisa digunakan sebagai laksatif.

Getah dari tanaman ini ternyata mempunyai sifat antibakteri. Sedangkan bunga alamanda juga mempunyai sifat antibiotik terhadap bakteri Staphylococcus.

Pada umumnya bunga ini dimanfaatkan sebagai obat untuk meminimalisir komplikasi dari malaria dan pembengkakan limpa. Disamping itu, akarnya pun dipercaya mampu mencegah penyakit kuning.

Jenis bunga alamanda

Dari berbagai sumber dan literarur yang ada, kami hanya menemukan tiga jenis bunga alamanda, diantaranya yaitu Allamanda cathartica(kuning), Allamanda blanchetii(ungu), Allamanda angustifolia (kuning).

Mari kita simak ulasan ketiga bunga alamanda berikut ini:

Bunga alamanda kuning (Allamanda cathartica)

Bunga alamanda kuning (Allamanda cathartica)

www.latin-wife.com

Allamanda cathartica adalah salah satu jenis tanaman alamanda yang memiliki bunga berwarna kuning.

Tanaman hias ini juga biasa disebut dengan bunga terompet emas, bunga lonceng kuning, atau bunga buttercup.

Bunga ini dipercaya berasal dari kawasan Amerika Tengah dan Selatan dan banyak ditemukan di Brazil dan biasa dijadikan sebagai hiasan oleh penduduk sekitar.

Klasifikasi Ilmiah Bunga Allamanda cathartica

Kerajaan: Plantae
Filum: Basidiomycota
Kelas: Magnoliopsida
Ordo: Apocynales
Famili: Apocynaceae
Genus: Allamanda
Spesies: Allamanda cathartica
Nama binomial
Pleurotus ostreatus


Bunga Alamanda Ungu (Allamanda blanchetii)

Bunga Alamanda ungu (Allamanda blanchetii)

www.flickr.com

Allamanda blanchetii adalah satu diantara jenis tanaman alamanda yang memiliki bunga berwarna ungu atau violet dan memiliki 5 kelopak.

Sama halnya dengan bunga alamanda kuning, bunga ini juga berasal dari benua Amerika dan memiliki bentuk seperti terompet.

Tanaman ini mampu tumbuh hingga ketinggian berkisar antara 10-12 ft. (3-3,6 m) dan bunganya akan bermekaran saat bulan November tiba. Tanaman yang satu masih jarang seklai ditemukan ditanah air.

Kita bisa melihat tanaman di beberapa tempat berikut:

  • Martinez, California
  • Interlachen, Florida
  • Kihei, Hawaii
  • St Thomas, Mississippi

Klasifikasi Ilmiah Bunga Alamanda Ungu (Allamanda blanchetii)

Kerajaan: Plantae
(Unranked): angiosperma
(Unranked): eudicots
(Unranked): EUASTERIDS II
Memesan: Gentianales
Keluarga: Apocynaceae
Marga: Allamanda
Jenis: A. blanchetii
Nama binomial
Allamanda blanchetii


Allamanda angustifolia

Allamanda angustifolia

www.flickr.com

Allamanda blanchetii adalah satu diantara jenis tanaman alamanda yang memiliki bunga berwarna kuning.

Jika dilihat secara sekilas bunga yang satu ini mirip sekali dengan saudaranya Bunga alamanda kuning (Allamanda cathartica). Namun jika dilihat dari struktur batangnya maka akan nampak jelas perbedaan antar keduanya.

Tanaman ini hanya memiliki tinggi antara 30-150 cm dengan bentuk daun seperti pisau. Kecil dan memanjang.

Bunga ini pertama kali gambar oleh Johann Baptist Emanuel Pohl dan diterbitkan di Plantarum Brasiliae Icones et Descriptiones pada tahun 1827.

Klasifikasi Ilmiah Bunga Alamanda (Allamanda angustifolia)

Kingdom: Plantae
(unranked): Angiosperms
(unranked): Eudicots
(unranked): Asterids
Order: Gentianales
Family: Apocynaceae
Genus: Allamanda
Species: A. angustifolia
Binomial name
Allamanda angustifolia


Kandungan Zat dalam Bunga Alamanda

foto bunga alamanda

divyahorti.blogspot.co.id

Perlu kita ketahui bersama bahwa ternyata daun dari tanaman alamanda mempunyai senyawa basa yang mengandung nitrogen. Sifatnya heterosiklik dan bisa dibilang cukup banyak.

Kandungan ini umumnya disebut sebagai alkaloida. Selain daun, ada juga zat yang bernama saponin, yaitu suatu zat yang terkandung dalam buah alamanda.

Disamping itu juga, pada kulit tanaman alamanda ada zat yang bernama saponin dan tannin.

Adapun bagian tanamna alamanda yang paling mujarab dan bisa digunakan oleh masyarakat adalah buah alamanda.

Kenapa buahnya? Ternyata buah alamanda dipercaya mengandung flavonoida, yaitu zat kimia yang cukup aktif guna membantu proses penyembuhan penyakit hati atau liver.

Selain itu juga terdapat kandungan polifenol yang berfungsi sebagai antioksidan.

Manfaat dan Khasiat bunga Alamanda

morfologi bunga alamanda

www.htbg.com

Diantara manfaat bunga alamanda bagi kehidupan kita adalah :

  1. Menyembuhkan penyakit hati

Kandungan flavonoida yang terdapat dalam buah alamanda dipercaya efektif dalam mengobati dan proses penyembuhan penyakit kuning atau liver.

2. Membantu menurunkan demam

Demam adalah sautu kondisi dimana tubuh kita terasa panas tapi juga merasakan dingin secara bersamaan.

Salah satu cara untuk menurunkan suhu tubuh yang sedang demam adalah menggunakan daun alamanda.

Caranya mudah sekali, yaitu dengan merebus daun alamnda secukupnya lalu masukan air rebusan di dalam baskom. Gunakanlah uapan tersebut untuk menguapi tubuh yang demam.

  1. Mempercantik interior

Di Indonesia bunga alamanda dikenal sebagai salah satu tanaman berbunga yang cukup menarik untuk dirawat.

Nggak percaya? Kita bisa memasukannya ke dalam vas dan meletakkannya di ruang tamu. Hal tersebut akan mempercantik interior desain ruang tamu kita.

  1. Aktif membunuh bakteri

Pada tanaman alamanda terdapat getah yang berguna untuk membunuh bakteri. Kandunga anti bacterial yang terkandung didalamnya dipercaya mampu meminimalisir terkena bakteri yang memicu penyakit.

Namun, jangan lakukan hal ini tanpa pengawasan ahli. Kenapa? Karena dalam beberapa kasus, getah alamanda dapat menyebabkan iritasi pada kulit.

5. Menetralkan radikal bebas

jenis bunga alamanda

www.indianaturewatch.net

Radikal bebas merupakan sebuah ancaman bagi masyarakat modern saat ini. Kenapa berbahaya? Ternyata semakin banyak radikal bebas dalam tubuh kita maka bukan hal yang tidak mungkin jika benih-benih kanker akan tumbuh dalam tubuh kita.

Nah, untuk menetralisir radikal bebas yang ada di udara, bisa memanfaatkan buah alamanda karena di dalamnya mengandung polifenol yang berfungsi sebagai antioksidan.

6. Mengobati penyakit kulit

Selain bunga dan buah, ternyata daun alamanda pun cukup berguna dalam mengobati penyakit kulit.

Sebut saja bisul, abses, eskim, serta kurap dan kudisan. Hal ini disebabkan karena adanya zat antibakteri yang dipercaya ampuh dalam membunuh kuman dan bakteri jahat penyebab penyakit kulit tersebut.

  • Caranya mengolahnya menjadi obat adalah :
  • bersihkan daun alamanda sampai bersih
  • kemudian haluskan dengan menggunakan alu atau cobek
  • setelah halus oleskan pada bagian kulit yang terkena penyakit kulit
  • Lakukan berulang-ulang sampai benar-benar sembuh.

7. Mengurangi pembengkakan

Bunga alamanda dipercaya mampu menangkal serta mengurangi pembengkakan pada limpa.

Antibiotik yang terkandung di dalam buah alamanda terbilang cukup ampuh dalam mengatasi hal ini.

Ketika pembengkakan semakin membesar, baik sakit maupun tidak sakit dikhawatirkan akan ada jaringan tumor ganas yang ikut tumbuh dan berkembang yang pada akhirnya menyebabkan kanker.

Hal ini juga dapat memicu terjadinya kanker kelenjar getah bening yang sangat mengkhawatirkan.

8. Mematikan jentik nyamuk

Manfaat bunga alamanda

lelejowo.blogspot.co.id

Di rumah banyak nyamuk? Udah di semprot juga nggak pergi-pergi? Mungkin teman-teman di rumah perlu mencoba cara yang satu ini. Yaitu dengan menggunakan getah alamanda.

Ya, benar sekali getah alamanda. Kita cukup memanfaatkan getah yang terdapat pada batang alamanda.

Cara ini dipercaya ampuh membuat jentik nyamuk di rumah teman-teman mati dan tentunya mengurangi perkembang biakan nyamuk di rumah anda.

8. Obat pencahar alami

Jika teman-teman di rumah mengingankan tubuhnya tetap langsing dan singset, mungkin cara ini bisa digunakan.

Bunga alamanda memiliki rasa yang pahit dan sedikit pedas dipercaya mampu memicu Anda untuk memuntahkan segala yang ada di dalam perut.

Gunanya? agar tubuh tetap terlihat langsing. Namun, ini bukanlah satu-satunya cara yang bisa digunakan. Masih banyak obat herbal lain yang man dan nyaman untuk membuat tubuh kita tetap ideal.

10. Obat Sembelit

Selain sebagai obat pencahar, ternyata daun Alamanda juga dipercaya ampuh untuk mengatasi dan melancarkan gangguan pencernaan.

Satu diantaranya yang biasa kita alami adalah sembelit. Caranya cukup mudah, yaitu dengan menyeduh daun alamanda dengan air hangat secukupnya. Diamkan beberapa saat, daun alamanda pun bisa diminum

11. Obat terkena racun

Selain sebagai obat simbelit daun daun alamanda juga bisa kita manfaatkan sebagi obat penawar racun yang masuk ke dalam tubuh kita dan membuatnya tidak aktif lagi.

Caranya cukup mudah, yaitu dengan merebus 15 daun bunga alamanda yang telah di cuci bersih selama 15 menitan.

Selanjutnya daun di rebus selama 15 menit, tunggu sampai dingin. Bagi air rebusan tadi menjadi 2 gelas. Kemudian minum satu gelas, berselang satu jam kemudian minumlah gelas yang ke dua.

Demikianlah sekilas tentang bunga alamanda dan manfaatnya semoga bermanfaat bagi kita semua. salam hangat Infosiana.net.

Leave a Reply