12 Contoh Ekosistem dan Komponen-Komponennya

Loading...

1. Pengertian ekosistem

Ekosistem-Ekosistem secara sederhaan dapat diartikan sebagai suatu hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungannya(seperti tanah, udara, air, dan lain sebagainya).

Istilah “ekosistem” pertama kali digunakan oleh ahli ekologi Inggris yang bernama Arthur Tansley dalam penelitiannya tentang hubungan makhluk hidup dengan lingkungannya.

Orang yang mempelajari sistem interaksi makhluk hidup dengan lingkungannya atau sebaliknya disebut sebagai ekologi.
Ekologi sendiri berasal dari bahasa Yunani kuno “oikos” yang berarti “tempat tinggal;habitat” dan “logos” bermakna “ilmu;pengetahuan”.

Sedangkan lawan dari kata ekosistem adalah ecocide yang berarti kerusakan ekosistem di daerah atau wilayah tertentu, baik itu disebabkan oleh ulah tangan manusia maupun secara alami.

Salah satu contoh dari kasus ekosistem diantaranya adalah hubungan hewan dengan ketersediaan air dan lain sebagainya.

Secara garis besar ekosistem memiliki dua komponen utama yang saling berkaitan erat dan tidak mungkin dipisahkan atau bisa dikatakan mereka adalah satu kesatuan.

Kedua komponen tersebut memiliki fungsi dan bagian masing-masing di dalam sebuah ekosistem.

2. Komponen pembentuk ekosistem

contoh komponen ekosistem

ragamorganisme.blogspot.co.id

Dilihat dari fungsi serta aspek pendukung, komponen ekosistem dapat dibagi menjadi dua, yaitu:

a. Komponen Abiotik

Komponen Abiotik adalah sebuah komponen utama dalam ekosistem yang berupa benda-benda mati atau nonhayati, misalnya unsur hara, air, tanah, matahari, udara dan lain sebagainya.

b. Komponen Biotik

Komponen biotik adalah sebuah komponen utama dalam ekosistem yang berupa makhluk hidup atau hayati, baik itu organisme maupun mikroorganisme.

Contoh dari komponen biotik adalah hewan, tanaman, bakteri, virus dan lain-lain.

Bila dilihat dari segi fungsi dan perannya di alam, maka makhluk hidup dibedakan menjadi 2:

1) Heterotrof atau Konsumen

Heterotrof berasal dari bahasa Yunani (heteron: “lainnya” dan trophe : “nutrise”) yang berarti makhluk hidup yang menjadikan organisme lainnya sebagai makanan.

Atau secara sederhana dapat diartikan sebagai makhluk hidup yang tidak bisa membuat makanannya sendiri.

Sebutan lain dari heterotof diantaranya adalah fagotrof, dan konsumen makro.

Contoh dari komponen heterotof diantaranya adalah manusia, hewan, jamur, dan mikroba.

2) Pengurai atau dekomposer

Pengurai atau dekomposer adalah makhluk hidup yang mampu menguraikan senyawa-senyawa organik yang berasal dari makhluk hidup lainnya yang telah mati.

Contoh dari komponen pengurai atau dekomposer diantaranya adalah bakteri dan jamur.

Macam-macam dekomposit

a) Aerobik adalah proses dalam biologi yang membutuhkan oksigen sebagai penerima elektron.
Misalnya merubah gula menjadi energi seperti pada proses fotosintesis.

b) Anaerobik adalah proses dalam biologi yang tidak membutuhkan oksigen sebagai penerima elektron.

c) Fermentasi adalah proses dalam biologi yang tidak membutuhkan oksigen namun bahan yang diproses tersebut pun sebagai penerima elektron.

Contohnya proses pembuatan tempe dan fermentasi lainnya.

Contoh komponen biotik dan abiotik dalam ekosistem.

Ekosistem akuarium, ada ikan sebagai komponen heterotof. Kemudian ada tumbuhan air sebagai komponen autrotof.
Selanjutnya ada plankton sebagai organisme pengurai.

Sedangkan komponen abiotik dapat berupa batu-batuan, pasir, oksigen yang terlarut dalam air.

3. Ketergantungan

Dalam ekosistem ada dua macam ketergantungan, yaitu ketergantungan antar komponen biotik dan antara komponen biotik dan abiotik.

a. Ketergantungan Antar Komponen Biotik

Adalah suatu sistem ketergantunagn antar makhluk hidup atau organisme. Ketergantungan antar komponen biotik bisa terjadi melalui dua hal, yaitu:

1) Rantai makanan, yaitu perpindahan sumber energi melalui proses memakan dan dimakan.

Dalam hal ini ada tumbuh-tumbuhan sebagai produsen, kemudian ada hewan pemakan tumbuh-tumbuhan sebagai konsumen primer.

Ada juga makhluk hidup pemakan konsumen primer yang disebut sebagai konsumen tingkat satu, dalam hal ini hewan karnivora.

2) Jaring- jaring makanan, yaitu sebuah rantai makanan yang sangat berkaitan erat dan tidak dapat dipisahkan satu dengan yang lain.
Rantai makanan merupakan bagian dari jaring-jaring makanan.

b. Komponen Antara Komponen Biotik Dan Abiotik

Komponen antara komponen biotik dan abiotik dapat kita lihat melalui beberapa siklus berikut ini:

1) Siklus air, yaitu sebuah siklus yang tidak pernah berhenti mulai dari atmosfer ke bumi melalui hujan dan kembali ke atmosfer lagi melalui kondensasi dst.

2) Siklus karbon, yaitu siklus biogeokimia yang melibatkan karbon dalam pertukarannya mulai dari biosfer, geosfer, hidrosfer, dan atmosfer.

3) Siklus notrogen, yaitu sebuah proses perubahan senyawa yang mengandung nitrogen menjadi berbagai bentuk kimiawi lainnya.

4) Siklus sulfur, yaitu proses konversi yang dimulai dari sulfur ke hidrogen sulfida, lanjut ke sulfur dioksida lalu ke sulfat kemudian menjadi sulfur kembali.

Siklus-siklus di atas berguna untuk mencegah terjadinya penumpukkan sebuah materi dalam suatu tempat tertentu.

Loading...

4. Macam-macam Ekosistem

A. Ekosistem alami

jenis jenis, bentuk bentuk ekosistem

SlideShare.net

Ekosistem alami adalah sebuah hubungan timbal balik yang terjadi pada suatu wilayah tertentu tanpa campur tangan manusia.
Secara garis besar ekosistem alami dibagi menjadi 2, yaitu:

1) Ekosistem Akuatik atau perairan

Ekosistem akuatik atau perairan adalah suatu keterkaitan antara komponen biotik dan abiotik dalam sebuah perairan.
Ekosistem akuatik atau perairan dibagi menjadi beberapa bagian, diantaranya adalah:

a) Ekosistem air tawar

Ekosistem air tawar adalah suatu interaksi makhluk hidup dengan lingkungannya yang terjadi di dalam perairan air tawar.

b) Ekosistem air laut

Ekosistem air laut adalah suatu interaksi makhluk hidup dengan lingkungannya yang terjadi di lautan.

Ekosistem air laut dibagi menjadi 3, yaitu ekosistem perairan dalam, ekosistem pantai pasir dangkal atau bitarol, dan ekosistem pasang surut.

c) Ekosistem estuari

Ekosistem estuari adalah suatu interaksi makhluk hidup dengan lingkungannya yang terjadi di perairan semi-tertutup yang masih dekat antara sungai dengan lautan.

d) Ekosistem pantai

Ekosistem pantai adalah suatu interaksi makhluk hidup dengan lingkungannya yang terjadi di perbatasan lautan dengan daratan.

e) Ekosistem sungai

Ekosistem sungai dalah suatu interaksi makhluk hidup dengan lingkungannya yang terjadi di aliran sungai.

f) Ekosistem danau

Ekosistem danau adalah suatu interaksi makhluk hidup dengan lingkungannya yang terjadi di dalam danau.

g) Ekosistem temburu karang

Ekosistem terumbu katang adalah suatu interaksi makhluk hidup dengan lingkungannya yang terjadi di terumbu karang.

h) Ekosistem laut dalam

Ekosistem lautan dalam adalah suatu interaksi makhluk hidup dengan lingkungannya yang terjadi di dalam lautan bagian dalam.

i) Ekosistem lamun

Ekosistem lamun adalah suatu interaksi makhluk hidup dengan lingkungannya yang terjadi di dalam populasi tumbuhan lamun yang hidup di dasar lautan.

j) Ekosistem mangrove

Ekosistem mangrove adalah suatu interaksi makhluk hidup dengan lingkungannya yang terjadi di dalam hutan mangrove

2) Ekosistem Terestrial atau daratan atau kawasan

Ekosistem terestrial atau daratan atau kawasan merupakan suatu hubungan erat antar makhluk hidup dengan lingkungan yang dipengaruhi oleh faktor keadaan curah hujan dan temperatur.

Ekosistem terestrial atau daratan atau kawasan dibagi menjadi beberapa bagian, diantaranya adalah:

a) Ekosistem Hutan hujan tropis

Ekosistem hutan tropis adalah suatu interaksi makhluk hidup dengan lingkungannya yang terjadi di hutan tropis.

b) Ekosistem Sabana

Ekosistem sabana adalah suatu interaksi makhluk hidup dengan lingkungannya yang terjadi di padang sabana.

c) Ekosistem Padang rumput

Ekosistem padang rumput adalah suatu interaksi makhluk hidup dengan lingkungannya yang terjadi di padang rumput.

d) Ekosistem Gurun

Ekosistem gurun adalah suatu interaksi makhluk hidup dengan lingkungannya yang terjadi di gurun.

e) Ekosistem Hutan gugur

Ekosistem hutan gugur adalah suatu interaksi makhluk hidup dengan lingkungannya yang terjadi di hutan gugur.

f) Ekosistem Taiga

Ekosistem taiga adalah suatu interaksi makhluk hidup dengan lingkungannya yang terjadi di hutan taiga.

Hutan taiga adalah sebuah hutan yang terdiri dari atas pepohonan konifer, pinus dan sejenisnya.

g) Ekosistem Tundra

Ekosistem tundra dalah suatu interaksi makhluk hidup dengan lingkungannya yang terjadi di hutan tundra.

Hutan tundra biasanya terdiri dati vegetasi perintis seperti lumut, rerumputan, tumbuhan-tumbuhan semak.

h) Ekosistem Karst (gua/batu gamping)

Ekosistem karst adalah suatu interaksi makhluk hidup dengan lingkungannya yang terjadi di didalam gua, bebatuan yang kebanyakan dari batu gamping.

B. Ekosistem Buatan

Ekosistem buatan adalah sebuah ekosistem yang merupakan hasil campur tangan manusia untuk memenuhi hasyrat dan kebutuhannya.

Ekosistem buatan dibagi menjadi beberapa bagian, diantaranya adalah:

1) Ekosistem Bendungan

Ekosistem bendungan adalah suatu interaksi makhluk hidup dengan lingkungannya yang terjadi di sekitar bendungan.

2) Ekosistem Kolam

Ekosistem kolam adalah suatu interaksi makhluk hidup dengan lingkungannya yang terjadi di sekitar kolam.

3) Ekosistem hutan tanaman produksi seperti jati dan pinus

Ekosistem hutan jati atau pinus adalah suatu interaksi makhluk hidup dengan lingkungannya yang terjadi di sekitar hutan jati atau pinus.

4) Ekosistem agroekosistem berupa sawah tadah hujan

ekosistem laut dalam

Ekosistem sawah tadah hujan adalah suatu interaksi makhluk hidup dengan lingkungannya yang terjadi di sekitar sawah.

5) Ekosistem sawah irigasi

Ekosistem sawah irigasi adalah suatu interaksi makhluk hidup dengan lingkungannya yang terjadi di sekitar sawah irigasi.

6) Ekosistem perkebunan sawit

Ekosistem kebun sawit adalah suatu interaksi makhluk hidup dengan lingkungannya yang terjadi di perkebunan sawit.

7) ekosistem pemukiman seperti kota dan desa

Ekosistem kota dan desa adalah suatu interaksi makhluk hidup dengan lingkungannya yang terjadi di sekitar desa mapun kota.

8) ekosistem ruang angkasa

Ekosistem ruang angkasa adalah suatu interaksi makhluk hidup dengan lingkungannya yang terjadi di luar angkasa.

Demikianlah sekilas tentang ekosistem semoga bisa membantu dan menambah pengertahuan teman-teman di rumah. Salam hangat infosian.net.

Leave a Reply