Pengertian, dan Jenis-jenis Bank di Indonesia Terbaru

Jenis-jenis Bank-Pada kesempatan ini, infosiana.net akan membahas tentang Bank. Dimulai dari pengertian Bank dan perbankan, jenis-jenis, dan Fungsi Bank. Kemudian dilanjutkan dnegan pembahasan tentang UU dan asas perbankan, Perang dan tugas Bank. Selanjutnya diteruskan dengan materi Sejarah Bank, sejarah bank di indoensia, dan rekonsiliasi Bank.

1. Pengertian dan Definisi Bank

Pengertian Bank menurut para ahli

  • Prof. G.M Verryn Stuart memberikan pengertian bank didalam bukunya yang berjudul Bank Politic, Struart mengartikan Bank sebagai suatu badan usaha yang memiliki tujuan untuk memberikan kredit, baik itu uang milik sendiri maupun uang hasil pinjaman dari orang lain. serta bertugas untuk menyebarkan alat tukar yang sah, yaitu uang kertas maupun uang giral.
  • Kasmir, menyatakan bahwa bank sebagai lembaga keuangan yang memiliki kegiatan utama, yang berupa menerima simpanan giro, tabungan dan deposito. Selain itu Bank juga difungsikan sebagai tempat penukaran uang, pamindahan kepemilikan uang, serta sebagai temapt penerimaan segala bentuk pembayaran, setoran dan tagihan, seperti pembayaran listrik, telepon, pajak, dan pembayaran lainnya.
  • Sunaryo, berpendapat bahwa bank adalah lembaga keuangan yang dapat melakukan berbagai macam jasa, seperti pinjaman, penukaran mata uang, pengedaran uang, sebagai tempat penyimpanana barang-barang berharga, melakukan pembiayaan-pembiayaan yang dibutuhkan perusahaan/usaha sesuai kesepatan kedua belah pihak.
  • Thomas Suyatno, menurutnya bank adalah suatu lembaga yang bertugas sebagai perantara/penyalur penawaran ataupun permintaan kredit pada waktu yang telah disepakati.
  • Gunarto Suhardi, menurutnya bank adalah suatu badan keuangan yang dijadikan sebagai tempat penyimpankan dana yang dimiliki oleh perusahaan,badan pemerintahan, dan swasta maupun perseorangan.

Menurut Wikipedia, bank adalah sebuah lembaga intermediasi keuangan yang didirikan dengan mengantongi kewenangan untuk menerima segala bentuk penyimpanan uang dan barang berharga, peminjaman uang, dan menerbitkan promes atau banknote.

Bank Sentral

nomorefiatmoneyplease.blogspot.com

Kata bank sendiri berasal dari bahasa Italia “Banca” yang berarti tempat penukaran uang.

Sedangkan menurut undang-undang, yang tertera dalam UU RI no 10 tahun 1998, tanggal 10 november 1998 yang membahas tentang perbankan, menyatakan bahwa Bank adlah suatu lembaga yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan menyalukannya kembali kepada masyarakatdalam bnetuk kredit atau bentuk-bentuk lainnya, yang semua itu dilakukan untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat secara luas.

Berdasarkan beberapa pengertian diatas dapat disimpulkan bahwa bank adalah suatu lembaga usaha keuangan yang bertugas menghimpun dana masyarakat yang lebih dan menyalurkan kembali kepada masyarakat yang kekurangan dana sebagai modal usaha, serta memberikan pelayanan-pelayanan lainnya sebagai profit dan membantu masyarakat meningkatkan taraf hidup secara umum.

Secara ringkas dapat kita ambil kesimpulan bahwa bank adalah sebagai tempat menghimpun dan menyalurkan dana, sedangkan kegiatan lain itu dijadikan sebagai pendukung saja.

Untuk menarik simpati dan keikut sertaan masyarakat maka bank bias melakukan beberapa inisiatif seperti meningkatkan suku bunga dan hadiah hadiah yang menggiurkan. Kini bank bekembang sangat pesat dan menjamur disetiap daerah-daerah serta semakin memudahkan masyarakat dalam menyalurkan dana dan barang-barang berharganya.

Sedangkan untuk istilah perbankan sendiri berdasarkan KBBI, memiliki arti sebagai segala sesuatu yamg berkaitan dan mengenai bank.

2. Jenis-jenis Bank

a. Berdasarkan fungsinya bank dibagi menjadi 3:

1) Bank Sentral

definisi bank

www.wijayanto.my.id

Bank sentral adalah bank yang didirikan dan dibangun berdasarkan undang-undang No. 13 Th 1968 yang bertugas secara langsung untuk mengatur peredaran uang, mengatur perbankan, mengalokasi dana-dana, mengatur kredit, menjaga kestabilan mata uang, mencetak uang dan lain-lain. di Indonesia yang bertindak sebaga bank sentral adalah Bank Indonesia yang dijadikan sebagai pusat bank di seluruh Indonesia.

Tugas bank sentral:

  • Mengawasi dan mengatur kinerja bank-bank umum
  • Menjaga kestabilan sistem pembayaran dan transaksi-transaksi
  • Menetapkan kebijakan moneter
  • Menjaga kestabilan nilai tukar mata uang
  • Sebagai penyedia dana satu-satunya bagi bank umu, dalam bentuk bantuan likuidtas Bank Indonesia.

 

2) Bank Umum

fungsi bank sentral

www.lowonganindo.com

Bank umum merupakan badan keuangan yang menawarkan berbagai layanan jasa kepada masyarakat, untuk menjalankan fungsinya sebagai penghimpun dana masyarakat dalam berargam bentuk, diantaranya adalah jual beli valuta asing/ valas, jasa asuransi, jasa giro, cek, penitipan barang-barang berharga serta memberikan kredit kepada masyarakat yang membutuhkan untuk kepentingan usaha dan lain-lain.

Bentuk hukum bank umum diantaranya adalah:

  • Perseroan terbatas
  • Perusahaan daerah
  • Kopersi

Tugas bank umum, berdasarkan pasal 6 UU Nomor 10 Th. 1998 diantaranya adalah

  • Menghimpun dana baik dai masayarakat maupun lembaga-lembaga pemerintahan maupun swasta
  • Menyalurkan dana kepada masayarakat maupun lembaga lembaga-lembaga pemerintahan maupun swasta
  • Membuat dan menghasilkan uang melalui investasi dan kredit yang diberikan kepada masyarakat
  • Menyediakan jasa dan mengolah dana yang dibutuhkan masyarakat
  • Memfasilitasi kegiatan perdagangan internasional
  • Melayani penyimpanan barang berharga milik masyarakat
  • Menawarkan jasa keuangan dalam bentuk lain, diantaranya kartu kredit, cek, ATM, transaksi pembayaran via bank dan lain-lain.

 

3) Bank Perkreditan Rakyat (BPR)

pengertian bank umum

bprdbl.co.id

Adalah suatu badan keuangan yang memiliki keterbatasan dalam hal wilayah operasional dan dana yang dimiliki serta layanan yang terbatas pula. BPR bisa dikatakan sebagai perwakilan bank di daerah-daerah. BPR juga melayani masyarakat seperti bank umum hanya saja jumlah, dan pelayanannya terbatas.

Tugas Bank Perkreditan Rakyat, berdasarkan pasal 13 Undang-Undang No.10 Th 1998 diantaranya adalah

  • Menyediakan kredit bagi masayarakat
  • Meyimpan dananya dlam bentuk sertifikat Bank Indonesia, deposito berjangka, sertfikat deposito dan lain-lain.
  • Menghimpun dana masyarakat dalam bentuk simpanan, baik itu berupa deposito berjangka, tabungan atau bentuk lain yang memiliki nilai yang sama.
  • Menyediakan pembiayaan berdasarkan akad bagi hasil

 

b. Berdasarkan Kepemilikannya

uu perbankan

www.qerja.com

Berdasarkan status kepemilikkannya, maka bank dibagi menjadi 3 diantaranya adalah

1) Bank Milik Pemerintah

Bank Milik Pemerintah adalah bank yang sebagian atau seluruh sahamnya milik pemerintah Indonesia. Contoh bank umum milik negara diantarnya adalah Bank BNI, Bank Mandiri, Bank BRI, dan Bank BTN.

2) Bank Milik Swasta Nasional

Bank umum milik swasta nasional adalah bank yang sebagian atau seluru sahamnya dimiliki oleh pihak swasta nasional dan swasta asing, diantaranya adalah Bank BCA, Lippo Bank, Bank Danamon, da Bank Internasional Indonesia.

3) Bank Milik Asing

Bank milik swasta asing, merupakan bank yang sebagian atau seluruhnya milik swasta asing dan memiliki jaringan yang luas diberbagai negara, seperti City Bank, Bank of America, Chase Manhattan Bank, dan Bank of Tokyo.

Selain ketiga bentuk diatas, ada juga Bank yang berbentuk bank koperasi, seperti bank umum koperasi Indonesia (Bukopin), Bank umum koperasi Kahoeripan, dan bank umum Jawa Barat.

 

c. Berdasarkan Kegiatan Operasionalnya

Berdasarkan kegiatan operasionalnya, maka bank dibagi menjadi 2 diantaranya adalah

1) Bank Konvensional

Berdasarkan UU No. 10 Th. 1998 bank konvensional merupakan bank yang melakukan kegiatan usahanya secara konvensional serta dijadikan sebagai lalu lintas pembayaran setiap nasabah.

Prinsip konvensional yang dilakukan oleh bank konvensional menurut Martono ada dua metode yang digunakan, diantaranya adalah

  • Menentukan bunga sebagai harga disemua produk jasa keuangannya, seperti tabungan, depositi berjangka dan lain-lain
  • Menggunakan biaya atau prosentasi tertentu disetiap jasa-jasa keuangan bank, seperti biaya administrasi dan lain-lain.
  • Penetapan biaya dalam bank disebut sebagai fee based.

 

2) Bank Syariah

pengertian bank notes

mysharing.co

Berdasarkan UU No. 10 Th. 1998 bank syariah merupakan bank yang menjalankan kegiatan usahanya berdasarkan asas-asas atau prinsip-prinsip sayriah islam serta dalam segala aktivitasnya memberikan jasa dalam laulintas pembayaran seperti bank konvensional.

Asas syariah yang digunakan berdasarkan pasal 1 ayat 13 UU No. 10 Th. 1998 aturan perjanjian berdasarkan hukum islam antara bank dengan pihak lain untuk penyimpanan dana atau pembiayaan kegiatan usaha, atau aktivitas lainnya yang sesuai dengan syariah, diantaranya adalah

  • Pembiayaan berdasarkan asas bagi hasil (mudharabah),
  • Pembiayaan berdasarkan asas penyertaan modal (musyarakah),
  • Asas jual beli barang dengan keuntungan (murabahah),
  • Pembiayaan barang modal berdasarkan asas sewa murni tanpa pilihan (ijarah),
  • atau dengan adanya pilihan pemindahan kepemilikan atas barang yang disewa dari pihak bank oleh pihak lain (ijarah wa iqtina).

Demikian sedikit pembahasan tentang pengertian, dan jenis Bank semoga bermanfaat bagi kita semua.

Percakapan Obrolan Berakhir

Leave a Reply