Perhatikan!! 7+ Penyebab & Gejala Penyakit Jantung Bocor Pada Bayi!

Loading...

Penyebab & Gejala Penyakit Jantung Bocor Pada Bayi – Kebocoran jantung atau yang sering disebut dengan jantung bocor adalah sebuah kelainan bawaan karena adanya masalah di struktur jantung dimulai dari lahir yang membuat berubahnya aliran normal pada darah lewat jantung.

Hal tersebut membuat penderita dari jantung bocor paling banyak yaitu bayi serta anak-anak.

Akan tetapi hal ini kemungkinan tetap bisa terjadi pada orang yang sudah dewasa. Gejala jantung bocor sendiri ada yang ringan bahkan ada yang menyebabkan kematian.

Di seluruh dunia tercatat 1000 dari kelahiran bayi ada 4 sampai 75% akan menderita penyakit jantung bocor.

Hal tersebut karena ketika di dalam kandungan pada saat pembentukan organ dari jantung terdapat ketidaksempurnaan.

Oleh karena itu, akan lebih baik jika Anda mengetahui penyebab dari jantung bocor terutama jantung bocor pada bayi.

Penyebab Jantung Bocor Pada Bayi dan Gejala yang Ditimbulkan

1. Faktor Genetik

penyebab Penyakit Jantung Bocor

Faktor genetik terjadi karena adanya kelainan pada kromosom saat janin mengalami proses pembuahan serta yang menjadi faktor utama yaitu proses perkembangan sewaktu di kandungan yang tidak sempurna pada organ jantung.

Ketika bayi lahir yang menjadi penentu bayi sehat atau bayi tidak sehat adalah ketika terjadi proses pertumbuhan serta perkembangan bayi.

Sindrom down pada anak akan memberikan kemungkinan besar anak tersebut mempunyai kelainan pada jantung bawaan.

2. Faktor Keturunan

Faktor yang satu ini adalah yang menjadi salah satu seorang bayi yang baru lahir mempunyai kelainan pada jantung yaitu jantung bocor.

Kemungkinan dahulu orang tua dari bayi juga mengalami kelainan jantung bocor ini sehingga anaknya pun akan ikut mengalaminya.

3. Infeksi Virus

Virus yang harus diwaspadai ketika ibu sedang hamil adalah virus TORCH atau virus Toxo, virus Rubella, virus CMV serta virus Herpes.

Sebenarnya virus ini suda ada ketika ibu tersebut tidak sedang hamil. Akan tetapi ketika hamil hingga ibu tersebut melahirkan baru akan terjadi beberapa gejala.

Adapun gejala yang dapat terjadi di antara waktu tersebut adalah keguguran, bisa terjadi hamil anggur, di dalam kandungan janin dapat meninggal, dan setelah bayi dilahirkan dapat menyebabkan bayi terkena jantung bocor.

Virus yang berasal dari unggas dan hewan lainnya seperti kucing, tikus, ayam, anjing, babi, dan lain sebagainya yang menyebarkan virus melalui kotoran maupun bagian tubuh yang lainnya.

4. Gaya Hidup

jantung bocor apa bisa sembuh

food.detik.com

Gaya hidup di sini adalah ketika ibu sedang hamil harus menjaga asupan dari nutrisi seperti memperbanyak konsumsi yang mengandung asam folat untuk perkembangan otak serta organ tubuh lain pada janin. Hindari juga merokok serta minuman beralkohol.

Pola makan yang sehat dan cara hidup sehat tentunya menjadi satu satunya cara untuk sembuh dari penyakit jantung. Baik itu jantung bocor ataupun bengkak.

5. Radiasi

Jantung bocor pada bayi dapat juga disebabkan oleh radiasi yang biasanya terpancar dari ponsel ketika ibu hamil sering menggunakan ponsel dalam kehidupannya.

Radiasi dari ponsel tersebut akan membuat daya ingat bayi terganggu, perilaku bayi setelah lahir juga terganggu, bahkan dapat menyebabkan bayi terkena jantung bocor.

6. Paparan Zat Kimia Berbahaya

Ibu hamil tidak seharusnya memakai kosmetik dengan bahan berbahaya, menghirup asap rokok, serta pembersih yang cairannya terkandung bahan kimia berbahaya dan bau menyengat.

7. Efek Obat

Konsumsi obat-obatan pada ibu hamil harus dalam pengawasan dokter agar tidak terjadi hal yang berbahaya untuk janin maupun ibu hamil itu sendiri.

Oleh karena itu apabila ibu hamil sedang merasa badannya tidak enak lebih baik periksakan diri ke dokter sehingga diberikan obat dengan menggunakan resep dokter atau bidan.

Gejala Jantung Bocor

Pada bayi gejala jantung bocor serta ciri-cirinya yaitu pada saat disentuh di bagian kiri terasa detak jantung yang sangat kencang, ketika melakukan aktivitas menyusu, menangis, serta bernafas pada seluruh bagian tubuh bayi akan terlihat berwarna biru seperti kedinginan.

Karena belum bisa bicara maka tangisan bayi yang rewel serta tidak mau disusui menandakan adanya sesuatu yang tidak nyaman yang dirasakan oleh bayi.

Untuk hemoglobin pada bayi jika kondisi normal 14 sedangkan bayi yang terkena jantung bocor jumlahnya akan melebihi angka 20.

Darah kotor dalam tubuh bersikulasi serta masuk ke organ penting seperti otak yang dapat menyebabkan kematian, atau kebiru-biruan pada tubuh, pada kuku, pada lidah, dan bibir bayi.

Tidak nafsu makan yang menyebabkan sulit untuk makan sehingga berat badan akan turun biasanya terjadi setelah usia bayi mencapai 6 bulan.

Bayi yang terkena jantung bocor biasanya mempunyai badan kecil serta pertumbuhan yang tidak sesuai pada usianya.

Gejala yang paling sering yaitu bayi akan mengalami kesulitan ketika bernafas sehingga sesak napas.

Pada paru-paru akan terjadi penumpukan cairan dan penumpukan darah. Terjadi edema pada bagian kaki, vena pada leher, serta edema di pergelangan perut bayi.

Setelah melihat beberapa penyebab dan gejala yang mungkin muncul jika seorang bayi terkena jantung bocor.

Sebagian orang akan bertanya apakah bayi yang terkena jantung bocor apa bisa sembuh, berikut ini penjelasannya dan tindakan operasi pada jantung bocor bayi.

Jantung Bocor Pada Bayi Bisa Sembuh

Bagi Anda selaku orang tua dengan anak yang terkena jantung bocor atau kerabat dari bayi yang terkena jantung bocor tidak perlu khawatir karena kelainan jantung bocor pada bayi dapat disembuhkan.

Namun pengobatan yang dilakukan pada bayi dengan jantung bocor berbeda-beda sesuai dengan jenisnya.

Ada dokter yang menyarankan untuk melakukan kateterisasi, melakukan operasi jantung terbuka, dengan obat-obatan, atau dapat juga melakukan operasi transplantasi jantung.

Operasi akan dilakukan jika bayi sudah mencapai usia tertentu sesuai dari pertimbangan dokter.

Biaya Operasi Jantung Bocor

jantung bocor pada bayi

serbaserbiinfoterkini56.blogspot.com

Untuk operasi jantung bocor pada bayi biayanya bisa mencapai ratusan juta tergantung dari seberapa parah penyakit jantung bocor tersebut.

Selain itu juga tergantung dari rumah sakit atas kebijakannya. Operasi dilakukan untuk bisa menutup lubang yang berada antara ventrikel kanan dan kiri dengan menggunakan beberapa macam metode.

Operasi dengan prosedur terbuka yaitu operasi yang sering dilakukan dengan membuka dada bayi, selanjutnya tubuh bayi akan dihubungkan ke mesin jantung dan paru.

Kemudian dokter akan menutup lubang pada ventrikel menggunakan patch yang khusus atau dapat juga dengan menjahitnya.

Ada juga metode dengan prosedur kateter yaitu operasi tanpa harus membuka dada bayi untuk mencapai jantung, namun dengan menggunakan tabung kateter yang dimasukan ke dalam pembuluh darah yang menuju jantung.

Dokter akan menggunakan alat yang khusus melalui tabung ini dalam menutup lubang yang berada antara ventrikal kiri serta kanan.

Metode berikutnya yaitu dengan prosedur hybrid atau dengan melakukan operasi secara bersamaan antara operasi terbuka serta tabung kateter.

Pada proses ini tidak menggunakan sayatan besar melainkan kecil, kemudian memasukan tabung kateter lewat sayatan tadi dalam menutup lubang pada ventrikel.

Metode ini akan membuat bayi mengalami penyembuhan yang lebih cepat.

Selanjutnya setelah bayi selesai menjalani operasi untuk hari-hari berikutnya harus melakukan pemeriksaan rutin.

Tidak ada efek samping paska operasi kebocoran jantung, hanya saja harus memperhatikan efek samping yaitu endokarditis yang biasanya dokter akan menyarankan meminum antibiotik pada anak sebelum melalui prosedur dental sehingga mengurangi risikonya.

Jika Anda tergolong oran yang tidak tega dengan tajamnya pisau bedah, maka tidak ada salahnya jika mencoba obat tradisional untuk jantung bocor.

Itulah beberapa penjelasan mengenai penyebab dan gejala penyakit jantung bocor yang lebih baik dicegah selama masa kehamilan untuk mengurangi kemungkinan bayi terkena jantung bocor.

Leave a Reply


Loading...