35 Rumah Adat di Indonesia yang Perlu Kamu Ketahui

Rumah Adat di Indonesia-Rumah adat adalah sebuah desain rumah yang menjadi ciri atau kekhaskan suatu daerah di Indonesia dan sekaligus menjadi simbol dari kekayaan budaya dan etnis di Indonesia.

Setiap provinsi di Indonesia biasanya mempunyai rumah adat masing-masing. Jadi, jika kita hitung berdasarkan jumlah provinsi yang ada di Tanah Air, maka rumah adat di Indonesia berjumlah kurang lebih 35 jenis.

Dari setiap rumah adat yang ada, manakah rumah adat favorit teman-teman sekalian? Atau rumah adat mana yang sesuai dengan wilayah tempat tinggal teman-teman.

Agar tidak penasaran, mari kita simak ulasan selengkapnya.

Jenis-jenis Rumah Adat di Indonesia

  1. Rumah Adat Krong Bade | Rumah Adat Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam

Rumah adat aceh

acehplanet.com

Rumah Krong Bade atau rumoh Aceh adalah satu diantara jenis rumah adat di Indonesia yang berbentuk panggung.

Ciri tersebut bisa kita lihat dari tersedianya tangga yang berada di depan. Di Aceh sendiri, rumah panggung ini saat ini kurang diminati oleh warganya.

Mungkin hanya ada beberapa kepala keluarga saja yang masih bertahan dengan desain rumah adat krong bade.

Hal ini beralasan karena biaya dari pembuatan rumah krong bade ini tergolong mahal. Sehingga banyak dari masyarakat setempat yang memilih untuk membangun rumah modern minimalis yang lebih murah sebagai huniannya.

 

  1. Rumah Adat Bolon | Rumah Adat Provinsi Sumatera Utara

Ruamh adat bolon

www.tradisikita.my.id

Rumah Bolon adalah salah satu jenis rumah adat di Indonesia yang bercorakan budaya dan tradisi suku Batak.

Rumah suku Batak sendiri mempunyai beberapa jenis, diantaranya adalah Rumah Adat Bolon Toba, Rumah Adat Bolon Mandailing, Rumah Adat Bolon Simalungun, Rumah Adat Bolon Pakpak, Rumah Adat Bolon Karo dan Rumah Adat Bolon Angkola.

Dimana dari setiap jenis rumah adat tersebut mempunyai gaya arsitektur yang khas dan unik. Sehingga bisa kita simpulkan bahwa rumah adat bolon termasuk rumah adat Indonesia yang mempunyai beragam variasi dan gaya arsitektur.

 

  1. Rumah Adat Gadang | Rumah Adat Provinsi Sumatera Barat

Rumah Gadang Sumatra Barat

kliping.co

Rumah Gadang atau Rumah Godang adalah salah satu jenis rumah adat di Indonesia yang menjadi kebanggaan masyarakat Minang di tanah Minangkabau.

Rumah adat yang satu ini mempunyai gaya arsitektur unik dengan sentuhan khas budaya dan filosofi melayu Nusantara.

Melayu Nusantara? Ia benar sekali karena di Malaysia pun ada suku Melayu yang memiliki rumah gadang seperti yang kita lihat di Indonesia.

Hal ini bukan tanpa alasan, karena keduanya masih satu rumpun, yaitu rumpun Melayu dari wilayah Malaka.

Disamping itu, rumah adat milik orang Minang ini juga sempat menghiasai tampilan uang kita pada tahun 1971, tepatnya pada uang logam 100 Rupiah.

Hal ini disebabkan karena rumah adat dari Sumatera Barat ini begitu ikonik dan lebih mudah dikenali sebagai representasi dari Indonesia.

Meskipun tampilan uang 100 Rupiah telah berubah namun rumah gadang masih mudah kita lihat seiring dengan menjamurnya Rumah Makan Padang di Tanah Air.

 

  1. Rumah Adat Selaso Jatuh Kembar | Rumah Adat Provinsi Riau

Rumah adat Selaso jatuh kembar

Graphicdesignpictures.com

Rumah Selaso Jatuh Kembar adalah salah satu jenis rumah adat di Indonesia yang berasal dari Provinsi Riau.

Menurut sejarah dan mitologi masyarakat setempat, rumah adat selaso jatuh kembar memiliki makna rumah yang memiliki dua selasar.

Selasar sendiri bermakna lantai yang posisinya lebih rendah dibandingkan ruang tengah. Umumnya ruangana tersebut digunakan sebagai tempat berkumpul serta bermusyawarah, baik itu urusan keluarga maupun urusan balai warga.

Tidak jauh beda dengan nasib rumah adat lainnya, rumah Selaso saat ini kurang diminati masyarakat Riau bahkan bisa dibilang sudah sangat jarang ditemui di desa-desa, mungkin di beberapa desa masih bisa kita temui satu atau beberapa rumah saja.

 

  1. Rumah Adat Belah Bubung | Rumah Adat Provinsi Kepulauan Riau

Rumah Adat Belah Bubung Kepulauan Riau

www.satujam.com

Rumah adat belah bubung adalah salah satu jenis rumah tradisional di Indonesia yang berasal dari provinsi Kepulauan Riau.

Tidak jauh beda dengan rumah khas di kawasan Sumatra lainnya, rumah adat ini berbentuk rumah panggung dengan berbagai variasi atap yang unik.

Diantara variasi atapnya adalah lipat pandan berbentuk curam, atap lipat kajang berbentuk mendatar, atap layar berbentuk atap bersusun, atap perabung panjang berbentuk sejajar dengan jalan raya dan atap perabung melintang berbentuk tidak sejajar jalan raya.

Kebanyakan rumah adat yang ada di Indonesia memiliki 4 ruangan inti, diantaranya adalah selasar, ruang induk, ruang penghubung dapur dan dapur.

 

  1. Rumah Adat Panggung Kajang Leko | Rumah Adat Provinsi Jambi

Rumah Adat Panggung Kajang Leko Provinsi Jambi

gambarbangunan26.blogspot.co.id

Rumah Panggung Kajang Leko adalah salah satu jenis rumah adat di Indonesia yang berasal dari provinsi Jambi.

Rumah adat ini termasuk rumah yang sangat kompleks dan cukup luas, karena rumah ini memiliki 8 ruangan yang terdapat di dalamnya.

Ruangan pertama disebut jogan, ruangan ini difungsikan sebagai tempat peristirahatan dan menyimpan persediaan air.

Ruangan kedua disebut serambi depan, ruangan ini difungsikan sebagai tempat menerima tamu laki-laki saja.

Ruangan ketiga bernama serambi dalam, ruangan ini digunakan sebagai tempat tidur anak laki-laki.

Selanjutnya ruang keempat disebut amben melintang, atau kamar untuk pengantin.

Ruang kelima bernama serambi belakang, ruangan ini difungsikan sebagai tempat tidur khusus anak perempuan.

Ruang keenam disebut laren, ruangan ini digunakan untuk menerima tamu khusus perempuan saja.

Ruang ketujuh disebut garang, difungsikan sebagai tempat memasak makanan serta menyimpan persediaan air.

Ruang terakhir adalah ruang dapur.

  1. Rumah Adat Limas | Rumah Adat Provinsi Sumatera Selatan

Rumah Adat Limas Sumatra Selatan

rumahadatdiindonesia.blogspot.co.id

Rumah limas merupakan rumah adat di Indonesia yang menjadi kebanggaan masyarakat Sumatra Selatan dengan segala keunikan-keunikannya.

Rumah unik ini memiliki atap yang berbentuk limas dengan gaya arsitektur lantai bertingkat berbentuk panggung.

Kerangka dan tiang rumah panggung ini berasal dari kayu ulin. Sedangkan untuk bagian aksen lainnya umumnya menggunakan kayu tembesu.

Terilihnya kedua jenis kayu tersebut bukan tanpa alasan, karena keduanya dikenal sebagai kayu dengan kualitas tinggi, maka jangan heran jika rumah adat limas bisa bertahan kokoh hingga puluhan tahun.

 

  1. Rumah Adat Rakit Limas | Rumah Adat Provinsi Bangka Belitung

Rumah Adat Rakit Limas Bangka Belitung

meandyouculture.blogspot.co.id

Rumah adat rakit limas merupakan rumah adat di Indonesia yang berasal dari Bangka Belitung, jika dilihat secara sekilas bentuknya hampir mirip dengan rumah adat limas.

Hal ini terbilang wajar, karena kedua rumah adat tersebut terpengaruh dengan gaya arsitektur dan aksen Melayu.

Mengingat keduanya berasal dari Melayu Malaka, lebih tepatnya Melayu Sumatra. Meskipun begitu, keduanya tetap memiliki perbedaan yang cukup mencolok, yaitu pada aksen rakitnya.

Masyarakat Bangka Belitung yang merupakan wilayah kepulauan menambahkan aksen rakit tersebut sebagai ciri khas, penanda sekaligus pembeda antara rumah limas Bangka Belitung dengan Rumah Limas SumSel.

 

  1. Rumah Adat Rakyat | Rumah Adat Provinsi Bengkulu

Rumah Adat Rakyat bengkulu

www.lihat.co.id

Rumah rakyat merupakan salah satu jenis rumah adat di Indonesia yang menjadi kebanggaan Masyarakat Bengkulu.

Rumah adat ini bisa dibilang cukup kompleks namun tidak sekompleks rumah adat Jambi. Di rumah ini ada beberapa ruangan yang memiliki fungsi khusus.

Diantaranya adalah ruang berendo atau beranda merupakan tempat yang difungsikan sebagai ruang menerima tamu.

Ada juga ruang bilik gedang yang difungsikan sebagai kamar utama. Selanjutnya, ada Ruang bilik gadis yang difungsikan sebagai kamar anak perempuan. Kemudian Ruang laki sebagai kamar anak laki-laki. Terakhir ada ruang dapur sebagai tempat memasak makanan.

 

  1. Rumah Adat Nowou Sesat | Rumah Adat Provinsi Lampung

Rumah Adat Lampung, Nowou Sesat

www.tradisikita.my.id

Rumah nowou sesat yang memiliki makna rumah ibadah. Menurut kisah masyarakat Lampung setempat, rumah ini didirikan atas dasar beribadah dalam keluarga, artinya membangun keluarga dan mendidik anak sesuai ajaran agama dan adat.

Sehingga rumah nowou sesat ini mengandung makna yang baik dan dalam. Namun sayangnya, rumah adat yang berbentuk panggung ini sudah sangat jarang kita temui, kecuali di desa-desa dan pedalaman-pedalaman Lampung.

Rumah ini memiliki atap yang terbuat dari anyaman ilalang dan sanagat unik. Jika kita bandingkan dengan rumah adat Sumatra lainnya rumah adat asal Lampung ini terbilang cukup minimalis dengan kayu sebagai bahan utamanya.

Jadi jika dihitung-hitung biayanya tidak terlalu besar untuk mendirikan rumah adat yang satu ini.

 

  1. Rumah Adat Badui | Rumah Adat Provinsi Banten

Rumah Adat Badui | Rumah Adat Provinsi Banten

kebudayaanindonesia.net

Rumah adat badui merupakan salah satu jenis rumah adat di Indonesia yang didirikan oleh suku Badui yang mendiami wilayah di Banten.

Karena masih lumayan dekat dengan Sumatera, maka gaya arsitektur dan karakteristiknya sangat mirip dengan rumah panggung yang ada di Sumatra, begutu juga dengan atap ilalangnya.

Rumah adat badui ini tersusun dari beberapa struktur kayu dan bebatuan yang berasal dari alam, diantara konstruksi rumah ini adalah, kayu dijadikan sebagai rangka, belahan bambu dijadikan sebagai dinding dan tiangnya terbuat dari batu.

Rumah Badui ini masih dapat ditemui di beberapa daerah pelosok ujung kulon dan pedesaan di kawasan Banten.

 

  1. Rumah Adat Sunda | Rumah Adat Provinsi Jawa Barat

Rumah adat sunda Jawa barat

moderenminimalis.blogspot.co.id

Rumah adat sunda adalah salah satu rumah adat di Indonesia yang berbentuk panggung di kawasan Jawa Barat serta tanah Pasundan.

Salah satu kekhasan dari rumah ini adalah terletak pada bagian depannya, yaitu adanya tangga atau golodog yang difungsikan sebagai perantara keluar masuk rumah.

Sedangkan untuk bagian atapnya, rumah ini bisa dibilang rumah yang memiliki paling banyak jenis/variasinya.

Adapun beberapa variasi atap yang sering kita jumpai diantaranya adalah atap Jolopong, Badak Heuay, Tagong Anjing, Jubleg Nangkub, Perahu Kemureb, Buka Pongpok dan juga Capit Gunting.

Dimana dari setiap jenis tersebut memiliki keunikan dan kekhasan masing-masing.

 

  1. Rumah Adat Joglo | Rumah Adat Provinsi Jawa Tengah

Rumah Adat Joglo | Rumah Adat Provinsi Jawa Tengah

www.panduanrumah.com

Rumah adat Joglo merupakan salah satu jenis rumah adat di Indonesia yang berasal dari Jawa Tengah, dan sekaligus menjadi rumah kebanggaan Masyarakat yang terkenal dengan kelemah-lembutannya.

Sama halnya dengan rumah adat lainnya, rumah joglo juga memiliki beberapa ruang dengan fungsi yang berbeda-beda di dalamnya.

Pertama, ada ruang pendopo yang difungsikan sebagai ruang tamu terbuka di bagian depan rumah. Selanjutnya ada ruang pringgitan atau ruang samping biasnaya digunakan sebagai ruang akses masuk dan keluar rumah.

Kemudian ada ruang dalem yang merupakan ruang utama dari rumah ini. Ada lagi ruang sentong, yaitu ruangan yang difungsi sebagai ruang penyimpanan. Terakhir ada ruang gandok tengen dan gandok kiwo yang dijadikan sebagai kamar tidur keluarga.

 

  1. Rumah Adat Bangsal Kencono | Rumah Adat Provinsi Jogjakarta

Rumah Adat Bangsal Kencono | Rumah Adat Provinsi Jogjakarta

www.tamanmini.com

Rumah Bangsal Kencono merupakan satu diantara jenis rumah adat di Indonesia yang berasal dari provinsi Jogjakarta.

Awalnya, rumah adat ini hanya dibangun untuk tempat tinggal raja-raja beserta pejabat-pejabatnya di kerajaan Jawa.

Umumnya lokasi rumah ini berada di bagian tengah-tengah dari keraton kesultanan. Rumah adat ini sengaja di desain sedemikian rupa dengan menyisipkan beberapa filosofi dan nilai-nilai kehidupan dalam budaya Jawa.

Dimana setiap bagian di ruangannya merupakan simbol dan perlambangan dari tingkah laku manusia, alam semesta serta kehidupan yang ada di dalamnya.

 

  1. Rumah Adat Joglo (Jawa Timuran) | Rumah Adat Provinsi Jawa Timur

Rumah Adat Joglo (Jawa Timuran) |Rumah Adat jawa Timur

www.ideaonline.co.id

Rumah adat Joglo (Jawa Timuran) merupakan rumah adat di Indoensia yang bisa dibilang hampir mirip dengan joglo Jawa Tengah.

Baik itu dari segi tampilan arsitekturnya maupun dari segi aksen yang ditampilkan. Namun jika kedua rumah dibandingkan maka untuk desain joglo dari Jawa Timur lebih minimalis namun tetap artistik.

Hal ini bisa kita lihat dari sejumlah ruangan yang memiliki fungsi lebih spesifik dibandingkan joglo Jawa Tengah.

Selain itu, rumah ini juga banyak dipajang nilai-nilai filosofis dan sanepan(sejenis syair nasihat) yang terkandung di dalam rumah ini. Sehingga menciptakan rumah adat yang kaya akan dasar-dasar nilai luhur dan kebudayaan yang kental.

 

  1. Rumah Adat Kebaya | Rumah Adat Provinsi DKI Jakarta

Rumah Adat Kebaya | Rumah Adat Provinsi DKI Jakarta

firdaasriani.wordpress.com

Rumah kebaya merupakan salah satu jenis rumah adat di Indonesia yang kental akan budaya Betawi. Mengingat rumah ini berasal dari Betawi atau Jakarta, saat ini rumah kebaya tergolong langka dan sangat sulit kita jumpai di DKI.

Rumah adat betawi ini bisa dibilang telah tenggelam diantara serbuan gedung-gedung pencakar langit.

Dengan perkembangan dan kemajuan zaman yang begitu cepat , rumah adat kebaya ini hanya bisa ditemukan di daerah perkampungan betawi saja. Itu pun jumlahnya terbatas, yaitu hanya sekitar belasan saja.

 

  1. Rumah Adat Gapura Candi Bentar | Rumah Adat Provinsi Bali

Rumah Adat Gapura Candi Bentar | Rumah Adat Provinsi Bali

anakpintar.web.id

Rumah adat gapura candi bentar adalah salah satu jenis rumah adat di Indonesia yang berasal dari Bali.

Pulau yang terkenal dengan seribu pura ini ternyata masih menjunjung tinggi budaya dan adat istiadat daerahnya. Hal inilah yang menjadikan Bali sebagai kawasan wisata yang unik dengan segala kearifan lokalnya.

Budaya dan adat istiadat yang ada di sana memperkental dan menyatukan mayoritas masyarakat  Bali yang dimana sebagian besar menjadikan Hindu sebagai agamanya.

Sehingga tak heran jika rumah adat gapura candi bentar ini menyerupai pura (tempat ibadah) lengkap dengan gapura masuknya.

Berbeda halnya dengan rumah adat lainnya, rumah adat yang menjadi kebanggan masyarakat Bali ini terbilang masih cukup mudah kita jumpai di sana.

Ini menandakan bahwa rumah adat Indonesia yang satu ini merupakan rumah adat yang masih banyak dilestarikan oleh masyarakat sekitar.

  1. Rumah Adat Dalam Loka | Rumah Adat Provinsi Nusa Tenggara Barat

Rumah Adat Dalam Loka | Rumah Adat Provinsi Nusa Tenggara Barat

lombok.biz

Rumah adat dalam loka merupakan salah satu jenis rumah adat di Indonesia yang berasal dari suku-suku asli yang mendiami kawasan Nusa Tenggara Barat.

Suku-suku tersebut diantaranya adalah suku Sasak, suku Sumbawa, suku Dongu dan suku Dompu.

Perlu teman-teman tahu, rumah adat dalam loka memiliki sejarah yang cukup unikuntuk diceritakan. Dahulunya rumah adat ini tidak diperuntukkan untuk tempat tinggal, melainkan hanya untuk istana raja dan tetua adat saja.

Seiring dengan berjalannya waktu dan perkembangan zaman, rumah ini mulai digunakan untuk tempat tinggal masyarakat setempat.

Di pulau yang terkenal dengan keindahan alamnya ini, ternayat rumah dalam loka ini terbilang masih cukup mudah untuk kita jumpai, terutama di pedesaan dan kawasan adat suku setempat.

 

  1. Rumah Adat Musalaki | Rumah Adat Provinsi Nusa Tenggara Timur

Rumah Adat Musalaki | Rumah Adat Provinsi Nusa Tenggara Timur

beautiful-indonesia.umm.ac.id

Rumah Musalaki merupakan salah satu jenis rumah adat di Indonesia yang berasal dari provinsi Nusa Tenggara Timur.

Secara garis besar rumah ini memiliki kemiripan dengan rumah adat yang ada di Nusa Tenggara Barat, hanya saja ada sedikit perbedaan dari segi arsitektur dan filosofi.

Dari segi kisah, rumah ini sama dengan rumah saudaranya yang ada di Barat, yaitu dulunya rumah ini haya diperuntukkan untuk para raja atau para ketua adat saja.

Rumah Adat Musalaki memiliki bentuk persegi empat dengan atap yang menjulang tinggi sebagai labang kesatuan dengan sang pencipta.

Bentuk atap tersebut diyakini mempunyai bentuk yang mirip dengan layar perahu sebagaimana telah dikisahkan tentang datangnya nenek moyang dari Suku Ende Lio yang menggunakan perahu.

Di puncak atap Rumah tersebut ada dua ornamen yang menyimbolkan kolo Musalaki (kepala rumah keda) serta kolo  ria (kepala rumah besar).  Kedua bangunan diyakini  mempunyai hubungan spiritual.

 

  1. Rumah Adat Panjang | Rumah Adat Provinsi Kalimantan Barat

Rumah Adat Panjang | Rumah Adat Provinsi Kalimantan Barat

www.satujam.com

Rumah Panjang merupakan salah satu jenis rumah adat di Indonesia yang berasal dari Kalimantan Barat atau lebih tepatnya menjadi hunian bagi suku Dayak di Borneo Barat.

Rumah ini berbentuk panggung yang memanjang, dengan konstruksi tiang penyangga yang lumayan tinggi dan didukung dengan anak tangga yang lebar.

Namun, kini rumah adat dari Kalimantan Barat ini sudah sangat jarang kita temukan di daerah asalnya.

Bahkan bisa dibilang sudah terancam punah karena tergerus zaman. Kini rumah adat panjang ini hanya bisa kita temui dengan arsitektur dan aksen yang cukup lengkap di Taman Mini Indonesia Indah saja.

 

  1. Rumah Adat Betang | Rumah Adat Provinsi Kalimantan Tengah

Rumah Adat Betang | Rumah Adat Provinsi Kalimantan Tengah

www.flickr.com

Rumah adat betang adalah salah satu jenis rumah adat di Indonesia yang berasal dari provinsi Kalimantan Tengah.

Secara garis besar rumah ini mirip dengan rumah Panjang yang ada di Kalimantan Barat. Namun jika dilihat dari segi ukurannya hunian ini cenderung lebih besar dan dibangun di lahan yang lebih luas.

Biasanya rumah betang ini dibangun di atas tanah seluas 150 meter x lebar 30 meter x tinggi 3-5 meter.

Sehingga setiap rumah adat betang mampu menampung 150 jiwa atau 30-35 kepala keluarga.

Jika dibandingkan dengan ukuran rumah adat yang ada di Indonesia, rumah betang merupakan rumah dengan ukuran terbesar kedua di Indonesia.

 

  1. Rumah Adat Lamin | Rumah Adat Provinsi Kalimantan Timur

Rumah Adat Lamin | Rumah Adat Provinsi Kalimantan Timur

www.wacana.co

Rumah adat Lamin merupakansatu diantara jenis  rumah adat di Indonesia yang berasal dari suku Dayak Timur, Kutai dan Banjar.

Secara garis besar rumah Lamin memiliki bentuk yang mirip dengan rumah adat bentang dan rumah adat panjang.

Namun bila dilihat dari segi ukuran, rumah ini memiliki ukuran dua kali lipat dari rumah betang, dimana panjangnya 300 meter x lebar 15 meter x tinggi 3-5 meter.

Dengan ukuran sebesar ini, artinya rumah ini adalah rumah adat terbesar di Indonesia. Dengan daya tampung mencapai sekitar 250 orang atau sebanding dengan 40-45 kepala keluarga.

 

  1. Rumah Adat Bubungan Tinggi | Rumah Adat Provinsi Kalimantan Selatan

Rumah Adat Bubungan Tinggi | Rumah Adat Provinsi Kalimantan Selatan

mywordstoeducation.blogspot.co.id

Rumah adat bubungan tinggi merupakan satu diantara jenis rumah adat di Indonesia yang menjadi kebanggaan masyarakat suku Dayak Selatan.

Berbeda dengan kebanyakan rumah adat suku dayak lainnya, rumah ini memiliki gaya arsitektur dan aksen yang begitu khas.

Adapun konstruksi dari rumah adat ini bisa dibilang lebih menekankan pada struktur bangunan yang tinggi dan kokoh, artinya hunian ini lebih lebih mengutamakan konse bangunan dibandingkan daya tampung bangunannya.

 

  1. Rumah Adat Baloy | Rumah Adat Provinsi Kalimantan Utara

Rumah Adat Baloy | Rumah Adat Provinsi Kalimantan Utara

www.newstara.com

Rumah adat baloy merupakan satu diantara rumah adat di Indonesia yang berasal dari Kalimantan Utara.

Meski provinsi ini masih terbilang provinsi baru, namun soal budaya, tradisi serta rumah adatnya sudah ada sejak lama.

Desain dan konstruksi rumah Baloy sendiri mengadopsi rumah adat suku Tidung yang mendiami wilayah Kalimantan Utara.

Dibandingkan rumah adat suku Kalimantan lainnya, suku asli Kalimantan Utara memiliki selera yang lebih baik dalam hal arsitektur bangunan, bisa dibilang rumah ini memiliki desin yang cukup modern.

Sehingga Kalimantan Utara menetapkan rumah adat ini sebagai salah satu maskot daerah sekaligus alat dan media untuk menarik wisatawan luar maupun dalam negeri.

 

  1. Rumah Adat Pewaris | Rumah Adat Provinsi Sulawesi Utara

Rumah Adat Pewaris | Rumah Adat Provinsi Sulawesi Utara

tasik-cyber.blogspot.co.id

Rumah adat Pewaris merupakan rumah adat kebanggaan suku Minahasa yang merupakan pribumi atau suku asli dari Provinsi Sulawesi Utara.

Rumah pewaris atau rumah walewangkoa berbentuk rumah panggung yang dilengkapi dengan tiang balok kayu serta dua buah tangga di sebelah kanan-kiri bagian depannya.

Tidak jauh beda dengan rumah adat lainnya rumah ini memiliki beberapa ruangan, dinataranya adalah Setup Emperan yang digunakan sebagai tempat menerima tamu. Ada lagi, ruang Pores sebagai ruangan/kamar tidur. Serta ruang sangkor yang dijadikan sebagai tempat menyimpan persediaan makanan/lumbung padi.

 

  1. Rumah Adat Tambi | Rumah Adat Provinsi Sulawesi Tengah

Rumah Adat Tambi | Rumah Adat Provinsi Sulawesi Tengah

ferdisaid.blogspot.co.id

Rumah adat tambi merupakan rumah tradisional kebanggaan masyarakat Sulawesi Tengah. Rumah ini memiliki bentuk persegi panjang yang berarsitektur panggung.

Bahan konstruksi yang digunakan dalam pembuatannya adalah kayu asli dan batu alam. Tidak juah beda dengan rumah tradisional lainnya, rumah tambi memiliki beberapa ruangan khusus diantaranya adalah.

Ruang utama, dapur dan ruang tamu, semuanya ruangan berkumpul menjadi satu dengan sekat. Ada mitos dan kepercayaan masyarakat setempat yang mengatakan, rumah adat tambi harus dibangun menghadap ke utara atau selatan.

Hal unik lainnya, dari rumah tradisional ini adalah terletak pada jumlah anak tangganya. Hal ini bertujuan untuk membedakan status sosial dalam masyarakat.

Misalnya saja Rumah orang besar maka anak tangga yang dibuatnya harus berjumlah genap, sedangkan rumah orang biasa anak tangganya berjumlah ganjil.

 

  1. Rumah Adat Buton | Rumah Adat Provinsi Sulawesi Tenggara

 

Rumah adat buton merupakan rumah tradisional di Indonesia yang menjadi kebanggaan masyarakat  provinsi Sulawesi Tenggara.

Dari segi karakteristik arsitektur banguan ini bisa dibilang sangat unik. Kenapa? Ternyata, rumah ini dibangun dengan jumlah 4 lantai dengan teknik kontruksi kayu kait tanpa pasak dan paku.

Teman-teman bisa bayangkan, rumah 4 lantai tapi tanpa pasak dan paku? Waw, kalo kami sudah nggak kebayang ngerinya. Tapi ini benar-benar terjadi pada pembangunan rumah ini.

Hal ini menandakan bahwa masyarakat Sulawesi Tenggara memiliki keterampilan dalam hal pembangunan rumah.

Namun, sayangnya masyarakat saat ini sudah sangat jarang yang memiliki keterampilan dalam membangun rumah Buton.

  1. Rumah Adat Tongkonan | Rumah Adat Provinsi Sulawesi Selatan

Rumah Tongkonan merupakan rumah tradisonal kebanggaan masyarakat Toraja, Sulawesi Selatan.

Rumah adat ini memiliki kekhasan yang cukup mencolok di bagian atapnya. Atap dari rumah Tongkonan berkarakter melengkung layaknya perahu.

Disamping itu, dibagian lengkungan tersebut juga terdapat deretan tanduk kerbau yang diletakkan di bagian depan rumah.

Nah yang lebih mengherankan lagi, rumah adat ini memiliki dua fungsi. yaitu sebagai tempat tinggal atau hunian dan juga menjadi tempat penyimpanan mayat. Namun keduanya tetap dalam keadaan terpisah, tidak dijadikan satu. Bagaimana? Tertarik untuk mengunjungi rumah ini?

  1. Rumah Adat Dulohupa | Rumah Adat Provinsi Gorontalo

Rumah Adat Dulohupa merupakan salah satu rumah tradisonal di Indonesia yang menjadi kebanggaan masyarakat provinsi Gorontalo.

Rumah adat ini memiliki seni yang terletak pada atapnya dengan struktur karakter khas rumah panggung.

Sebagian besar konstruksi bangunan yang digunakan untuk membangun rumah Dulohupa ialah kayu alam.

Tidak jauh beda dengan rumah adat lainnya rumah adat ini memiliki dua fungsi, yaitu sebagai tempat tinggal dan juga balai musyawarah.

Jadi bisa dikatakan kalau rumah adat ini menjadi lambang kerukunan masyarakat Gorontalo. Hal ini sesuai dengan nilai-nilai budaya dan filosofi yang luhur khususnya tentang kebersamaan, musyawarah dan gotong royong.

  1. Rumah Adat Mandar | Rumah Adat Provinsi Sulawesi Barat

Rumah adat mandar merupakan salah satu rumah tradisional di Indonesia yang berasal dari Sulawesi Barat.

Rumah adat ini memiliki gaya arsitektur dan konstruksi bangunan yang mirip dengan rumah suku Bugis dan Toraja.

Bedanya hanya terletak pada luasnya teras dan anak tangganya berjumlah ganjil. Konstruksi bangunna ini didominasi dengan bahan material dari alam.

Bahan-bahan tersebut berupa kayu alam, rumbia, ilalang, ijuk dan bambu. Rumah ini dibangun dengan gaya arsitektur panggung dan terbilang cukup tinggi. Karena semakin tinggi rumah yang dibangun, semakin tinggi pula status sosial orang tersebut.

  1. Rumah Adat Baileo | Rumah Adat Provinsi Maluku

Rumah adat Baileo merupakan rumah tradisional yang berasal dari provinsi Maluku. Rumah adat yang satu ini menjadi simbol keberagaman dan kemajemukan agama di Maluku.

Jika kita perhatikan secara seksama maka kita akan melihat, interior rumah ini memiliki aksen-aksen beberapa agama dan juga kebudayaan setempat.

Ciri khas lainnya yang cukup menonjol dari rumah ini adalah ukurannya yang besar.

Hal ini buka tanpa alasan karena rumah adat tersebut biasanya selain dijadikan sebagai tempat tinggal juga digunakan untuk upacara adat, acara musyawarah serta hiburan masyarakyat setempat.

Uniknya lagi di rumah ini ada suatu ruangan yang dijadikan sebgai tempat menyimpan benda-benda pusaka suci milik masyarakat setempat.

  1. Rumah Adat Sasadu | Rumah Adat Provinsi Maluku Utara

Rumah adat sasadu merupakan rumah tradisional di Indonesia yang menjadi kebanggaan masyarakat di provinsi Maluku Utara.

Rumah sasadu ini berkarakter rumah panggung dengan dekorasi, interior dan aksen yang unik. Hal unik lainnya yang bisa kita temukan pada rumah ini adalah pintunya yang berjumlah 6 pintu  dengan fungsi yang berbeda beda.

Dua pintu pertama khusus untuk keluar masuk laki-laki. Dua pintu selanjutnya khusus untuk keluar masuk perempuan. Sedangkan dua pintu masuk yang terakhir digunakan untuk keluar masuk para tamu.

Jadi bisa kita katakan kalau rumah sasadu adalah satu-satunya rumah adat di Indonesia yang memiliki jumlah pintu terbanyak.

 

  1. Rumah Adat Honai | Rumah Adat Provinsi Papua

Rumah tradisional yang satu ini pasti sudah tidak asing lagi bagi teman-teman di rumah. Ya, rumah adat honai dari provinsi Papua.

Rumah honai dibangun dengan memanfaatkan kayu dan juga ilalang sebagai material utamanya, kayu dijadikan sebagai dinding sedangkan ilalang difungsikan sebagai atapnya.

Selain itu, Rumah honai bisa dibilang adalah rumah adat tersempit dan terminimalis di Indonesia. Bayangkan saja, rumah ini dibangun tanpa jendela dan celah cahaya, nggak kebayang gelapnya kan?

Hal ini bukan tanpa alasan, sob. Rumah ini memang sengaja didesain sedemikan rupa agar suhu ruangan tetap hangat meski udara di luar cukup dingin.

Kita ketahui bersama bahwa mayoritas penduduk Papua mendiami kawasan Perbukitan atau gunung.

 

  1. Rumah Adat Mod Aki Aksa | Rumah Adat Provinsi Papua Barat

Rumah adat Mod Aki Aksa atau rumah kaki seribu ini merupakan rumah yang banyak kita temui Papua Barat.

Bentuknya hampir mirip dengan honai, hanya saja yang membedakannya adalah bentuknya panggung.

Dengan bentuknya yang panggung rumah ini membutuhkan beberapa penyangga dibagian bawahnya.

Maka diberilah nama “rumah adat kaki seribu” atau dalam bahasa suku Arfak disebut mod aki aksa. Seluruh bagian dari bangunan ini menggunakan bahan alam seperti kayu, pelepah sagu, ilalang dan tali dari kulit pohon.

gunan ini menggunakan bahan alam seperti kayu, pelepah sagu, ilalang dan tali dari kulit pohon.

 

  1. Rumah Adat Lgkojei | Rumah Adat Provinsi Teluk Cenderawasih

Rumah adat Lgkojei merupakan salah satu rumah tradisional di Indoensia yang menjadi kebanggaan dari suku Wamesa yang ada di provinsi Teluk Cenderawasih.

Rumah ini bentuknya seperti rumah Mod Aki Aksa di Papua Barat, karena jika kita artikan maka kita akan menemukan kesamaan dalam hal makna.

Jadi, Lgkojei adalah sebutan untuk rumah kaki seribu untuk suku Wamesa. Yang membedakan antaar keduanya adalah material dari atapnya.

Rumah Lgkojei berbentuk panggung dengan atap rumah modern. Disamping itu, rumah ini juga telah memiliki banyak ventilasi dan juga lubang cahaya. Jika boleh kita dibilang rumah lgkojei adalah rumah kaki seribu modern.

Leave a Reply