5 Tanaman Obat Tradisional Batu Empedu yang Ampuh, No 2 Mudah ditemukan!

Loading...

Tanaman obat batu empedu – Saat ini, jenis penyakit yang menjangkiti masyarakat semakin bervariasi. Hal ini dikarenakan makanan yang dikonsumsi oleh masyarakat juga semakin beragam dan banyak mengandung bahan kimia yang berbahaya.

Oleh karena itu, setiap orang harus selalu menjaga kesehatan agar tidak terserang penyakit yang berbahaya.

Apabila ternyata ada penyakit yang menyerang, kita harus langsung mencoba mencari pengobatan yang tepat agar penyakit dapat segera diatasi.

Salah satu jenis penyakit yang banyak dialami oleh masyarakat adalah batu empedu. Penyakit ini sangatlah menyiksa dan bisa membuat penderitanya merasa sangat menderita.

Anda bisa melakukan pengobatan secara medis atau bisa juga melakukan pengobatan dengan menggunakan tanaman obat tradisional batu empedu.

Tanaman obat batu empedu dapat anda temukan dengan mudah di sekitar anda.namun ada juga yang perlu anda beli di tokoherbal.

Dengan mengetahui tanaman obat yang dapat menyembuhkan penyakit tersebut maka anda bisa membuat racikannya sendiri.

Tanaman Obat Tradisional Batu Empedu

tanaman obat tradisional untuk batu empedu

KRjogja.com

Tanaman herbal memiliki banyak manfaat yang tidak bisa dianggap remeh. Masyarakat jaman dahulu selalu menggunakan tanaman herbal karena belum ada obat kimia seperti sekarang ini.

Dengan melakukan pengobatan secara tradisonal dan alami, anda akan mengurangi efek samping yang bisa ditimbulkan akibat terlalu sering mengkonsumsi obat kimia.

  1. Buah pir

Buah adalah makanan yang sehat dan menyegarkan. Nutrisi yang ada pada buah pir bisa membantu untuk mengatasi masalah penyakit baju empedu.

Cara membuat ramuan cara dari buah pir sangatlah mudah. Anda bisa membuat jus buah pir dengan menggunakan air panas. Selanjutnya tambahkan madu secukupnya dan minum buah ini setiap hari supaya hasilnya cepat terlihat.

Loading...
  1. Minyak jarak

Tanaman untuk pengobatan sangatlah banyak. Anda bisa menggunakan minyak jarak untuk mengatasi masalah batu empedu yang anda alami.

Cara membuat ramuan bisa dengan menghangatkan minyak jarak dalam panci. Kemudian anda isa menggunakan kain tipis sebagai alat untuk mengompres. Celupkan kain dan peras. Setelah itu, tempelkan kain ke area perut yang dekat dengan empedu.

Untuk menahan hangatnya, anda bisa menutupnya dengan plastic selama 30 menit. Lakukan terapi ini sebanyak 3x dalam seminggu agar terlihat hasilnya.

  1. Akar dandelion

Tanaman obat tradisional batu empedu yang bisa anda gunakan adalah tanaman dandelion. Anda bisa mengambil akarnya untuk menjadi ramuan herbal yang efektif.

Caranya, anda harus mencuci akar dandelion lalu keringkan. Jika sudah kering, anda bisa menggunakan akar ini sebagai teh yang dapat diminum setiap hari.Teh herbal ini dapat di tambahkan madu agar lebih nikmat.

  1. Psylium

Mengobati batu empedu dengan tanaman psylium bisa anda coba lakukan karena caranya sangat mudah dan sederhana.

Cara untuk membuatnya bisa dengan menyeduh bubuk psylium dengan segelas air lalu aduk hingga tercampur. Minum ramuan ini sebanyak 2 x setiap harinya agar bisa segara menyembuhkan batu empedu anda.

  1. Jus sayuran

tanaman obat alami untuk batu empedu

dailyhealthpost.com

Sayuran akan sangat baik jika dikonsumsi secara teratur oleh penderita batu ginjal. Penderita penyakit ini harus menghindari makanan berminyak dan berlemak.

Cara membuat jus sayur adalah dengan menyiapkan bit root, mentimun dan sayur buah wortel. Campurkan ketiga bahan ini dan blender dengan air.

Jika sudah halus, anda bisa langsung meminumnya setiap hari secara teratur. Tanaman obat untuk batu empedu yang satu ini memang sangat baik untuk dicoba.

Mengetahui tanaman obat tradisional batu empeduakan membuat anda semakin berwawasan tentang tanaman obat. Cara untuk melakukan pengobatan secara alami tidaklah sulit asalkan anda melakukannya secara teratur dan juga secara konsisten.

Racikan yang pas harus dibantu dengan doa karena kesembuhan datangnya dari tuhan. Bahan alami yang telah di sebutkan diatas adalah bahan yang aman asalkan takarannya tidak berlebih.

Jika ternyata anda salah membuat takaran, bisa jadi nanti efeknya tidak sesuai dengan apa yang diharapkan.

Leave a Reply